alexametrics
Kelana Ramadan

Pengingat di Tengah Hiruk Pikuk Tanah Abang

11 Mei 2019, 21:02:34 WIB

JawaPos.com – Tanah Abang merupakan salah satu pusat perbelanjaan paling padat di ibu kota. Setiap hari ribuan orang berkunjung ke sana. Apalagi saat Ramadan. Yang datang bisa berkali lipat lebih banyak.

Itu pula yang ditemui Jawa Pos saat berkunjung menjelang tengah hari kemarin (10/5).

Pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara itu hiruk. Suara tawar-menawar antara penjual dan pembeli riuh terdengar.

Di antara hiruk pikuk tersebut, samar-samar terdengar lantunan ayat suci Alquran. Bukan hanya satu, melainkan berasal dari banyak sumber. Pasar Tanah Abang memang terbagi atas beberapa blok.

MASJID BLOK A TANAH ABANG (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

Setiap blok punya satu masjid. Termasuk Blok A Pasar Tanah Abang. “Masjid di sini yang paling besar,” ungkap Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Blok A Tanah Abang Muhammad Yusuf.

Masjid tersebut berada di lantai paling atas. Tepat di atap gedung Pasar Blok A Tanah Abang. Menurut pria yang biasa dipanggil Yusuf itu, masjid itu dibangun pasca kebakaran hebat yang melanda Pasar Blok A dan Pasar Blok B pada 2002.

“Sebelumnya ada masjid. Tapi, nggak sebesar ini,” terang dia.

Setelah tuntas dibangun ulang pada 2007, masjid itu berubah wujud menjadi jauh lebih besar. Hampir seluruh atap Pasar Blok A dipakai untuk masjid.

Menurut Yusuf, kapasitas total Masjid Blok A Pasar Tanah Abang mencapai dua ribu jamaah. Setiap salat Duhur, pekerja, pedagang, maupun pengunjung pasar tersebut berbondong-bondong salat berjamaah.

Begitu pula ketika ibadah salat Jumat berlangsung. Masjid tersebut penuh. Dari dalam sampai luar terisi jamaah. “Di hari biasa ada kultum setiap Senin dan Rabu,” ungkapnya.

MASJID BLOK A TANAH ABANG (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

Khusus Ramadan, kultum setelah salat Duhur ditambah. Tidak hanya pada Senin dan Rabu, Selasa dan Kamis juga ada.

Di samping itu, Masjid Blok A Pasar Tanah Abang juga rutin menyediakan santunan untuk anak yatim dalam bulan Ramadan. Tahun ini kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan bulan. “Hari kesepuluh puasa,” imbuh Yusuf.

Di luar kegiatan itu, tentu yang rutin adalah buka puasa bersama dan tarawih berjamaah. Itu pun lebih sering diisi para pekerja yang setiap hari bertugas di pasar tersebut.

Sebab, rata-rata pedagang tutup toko sejak pukul 17.00. Meski demikian, Yusuf menyampaikan bahwa masjid itu terbuka 24 jam. Lift yang menjadi akses utama menuju masjid juga serupa. Siap dipakai sehari penuh.

Jadi, semacam pengingat di tengah kesibukan Tanah Abang agar jangan sampai melalaikan ibadah. Meski demikian, kendati terbuka 24 jam, masjid tersebut tetap paling ramai ketika salat Duhur. Bersamaan dengan jam-jam sibuk para pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang.

MASJID BLOK A TANAH ABANG (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

Yusuf menyampaikan, sejak awal masjid itu sengaja dibangun di lantai paling atas. “Untuk lebih memuliakan,” imbuhnya.

Sebab, masjid bukan sebatas bangunan. Melainkan tempat ibadah di mana banyak kitab suci Alquran yang juga tersimpan di sana.

Selain itu, lanjut Yusuf, jamaah bisa beribadah lebih khusyuk. Masjid juga terjaga kebersihannya.

Dari sisi arsitektur, banyak ornamen sarat makna di masjid tersebut. Termasuk kaligrafi yang menghiasi tembok-tembok masjid. “Membuat jamaah seperti tidak merasa berada di dalam masjid yang berada di atas pusat perbelanjaan,” kata Budhi Firman, salah seorang pengunjung yang baru kali pertama menunaikan ibadah salat Jumat di masjid tersebut.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (syn/c5/ttg)