alexametrics

Lima Ruas Tol Fungsional di Jatim Bisa Urai Kepadatan

10 Juni 2018, 14:05:12 WIB

JawaPos.com — Kehadiran ruas jalan tol di wilayah Jawa Timur dapat mengurangi beban jalan selama arus mudik dan arus balik pada tahun 2018.  Selain tol yang berstatus operasional, terdapat ruas tol yang berstatus fungsional. Tol fungsional ini meskipun belum tuntas pembangunannya, namun bisa dilalui kendaraan selama arus mudik dan arus balik.

Ada lima tol fungsional di Jawa Timur yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik. Antara lain adalah, tol Pandaan-Lemahbang, dengan panjang 5 km; Sumberwuni-Karanglo, sepanjang 12 km; Rembang-Pasuruan Kota, 6,6 km; Mantingan-Ngawi, 35 km dan Jombang-Wilangan, sepanjang 38,56 km. “Kelima tol fungsional ini, bisa membantu mengurangi beban jalan nasional selama Operasi Ketupat Semeru 2018,” terang Wadirlantas Polda Jatim AKBP M. Aldian kepada JawaPos.com, Minggu (10/6).

Pembukaan akses tol fungsional tersebut, berlangsung pada H-8 sampai dengan H+1 arus mudik dan H+2 sampai dengan H+8 arus balik. Untuk jam operasional, tol fungsional berlangsung mulai pukul 07.00-17.00 WIB. “Kami sudah menggelar rapat dengan seluruh instansi yang terlibat pada Operasi Ketupat untuk membuka akses tol fungsional ini hingga jam 5 sore. Beroperasi sampai sore karena, tol fungsional ini memang belum dilengkapi penerangan jalan, rambu dan marka,” tambah Aldian.

Lima Ruas Tol Fungsional di Jatim Bisa Urai Kepadatan
Wadirlantas Polda Jatim, AKBP M. Aldian (Dida Tenola/JawaPos.com)

Kendati demikian lanjutnya, Kepolisian tetap bersiaga apabila volume kendaraan tinggi, sehingga menyebabkan macet. Permasalahan bisa muncul setelah pukul 17.00 WIB. Apabila tol fungsional ditutup, secara otomatis kendaraan akan kembali melewati jalan nasional.

Aldian menambahkan, Polisi lalu lintas yang berjaga di lapangan, mau tidak mau akan bekerja lebih ekstra selepas sore hingga malam hari. ”Kami siap 24 jam,” tegas Aldian.

Andai kata terjadi kondisi luar biasa, macet total sampai tidak bergerak, Polisi bisa membuka tol fungsional di atas pukul 17.00 WIB. “Tentu kita semua tidak berharap seperti itu. Tapi kalau terjadi, semua personel siap. Bisa saja kami menerapkan sistem buka tutup tol fungsional saat malam hari untuk membuang arus sementara,” tutur Polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Jika memang kondisi luar biasa itu terjadi, Polantas siap mengamankan jalur tol. Petugas akan disiagakan di sepanjang tol fungsional pada malam hari, untuk mengarahkan kendaraan roda empat.

Kepolisian sendiri yakin, bila kepadatan saat arus mudik dan balik bisa terurai. Salah satu faktornya karena, masa cuti lebaran tahun ini lebih panjang dibanding tahun lalu. “Cuti yang lebih panjang ini memang ada korelasinya. Orang jadi bisa memanage waktu untuk pulang ke kampung halaman maupun kembali ke domisilinya,” lanjutnya.

Terkait dengan keberadaan tol fungsional ini, Kepolisian tidak mengeluarkan instruksi khusus. “Kami tidak mengeluarkan imbauan kepada pemudik. Misalnya silakan lewat tol fungsional. Tidak ada instruksi seperti itu, karena kondisi di jalan bisa berubah-ubah,” ujar Aldian.

Tidak adanya imbauan bagi pemudik untuk melintas di tol fungsional ini karena, berkaca pada pengalaman yang pernah ada. Yakni saat kemacetan total terjadi di pintu keluar tol Brebes atau yang dikenal dengan Brexit. Kala itu, pemudik justru menumpuk di jalan tol, sedangkan di jalan nasional justru relatif lebih sepi.

”Jadi masyarakat bebas memilih, mau lewat jalan nasional atau tol. Tentunya petugas kami di lapangan akan memberi arahan. Jika memang ada kepadatan parah, petugas akan mengarahkan kendaraan ke jalan-jalan yang lebih lengang maupun beberapa jalan alternatif,” terang mantan Kapolres Pasuruan tersebut.

Aldian meminta kepada para pemudik, untuk aktif memantau situasi lalu lintas melalui radio maupun media sosial. Ditlantas Polda Jatim sendiri akan menyebarkan informasi terkini melalui beragam media sosial mulai Twitter, Facebook, hingga Instagram.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Lima Ruas Tol Fungsional di Jatim Bisa Urai Kepadatan