alexametrics

Pemprov DKI Izinkan Restoran Layani Bukber Selama Ramadan 2021

5 April 2021, 20:25:06 WIB

JawaPos.com – Ramadan tahun ini masih berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Namun, umat Muslim mendapat kelonggaran dalam menjalani ibadah dan kegiatan lainnya di luar rumah. Salah satunya buka bersama (bukber).

Untuk di wilayah Jakarta, Pemprov DKI Jakarta mengizinkan penyelenggaraan bukber. Hanya saja buka bersama di tempat publik itu harus mengikuti protokol kesehatan.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengatakan, restoran diperbolehkan buka selama Ramadan hingga pukul 21.00. Bila melayani makan di tempat atau dine-in, terutama untuk kegiatan buka bersama, maka kapasitasnya maksimal 50 persen dari daya tampung restoran.

“Buka bersama sebenarnya itu tidak ada masalah, karena memang waktunya juga masih dalam range jam operasional restoran. Sampai saat ini kan masih sampai pukul 21.00 WIB,” ujar Gumilar Ekalaya secara virtual, Senin (5/4).

Kini, kata Gumilar Ekalaya, ini pihaknya tengah mempertimbangkan tambahan kelonggaran untuk kapasitas pengunjung restoran menjadi 75 persen. “Kita masih coba dalami dulu, apakah nanti akan kita tingkatkan atau tidak,” ucapnya.

Wacana kelonggaran kapasitas restoran masih dalam tahap pembahasan dengan pemerintah pusat. Sebab, kewenangan terkait jam operasional dan kapasitas maksimal pengunjung restoran selama ini ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Baca juga: Menteri Agama Terbitkan Panduan Ibadah Ramadan 2021 Selama Pandemi

“Kita jangan sampai overlap antara pemerintah daerah dengan pusat khususnya mengenai jam operasional dan juga kapasitas usaha. Karena selama ini pemerintah pusat juga sudah menetapkan mengenai jam operasional dan kapasitasnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, meskipun tidak ada pelarangan bukber, masyarakat harus tetap tertib melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat makan bersama di restoran.

“Betul-betul dijaga. Social distancing harus dijaga, harus tertib tentunya,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads