alexametrics

Khawatir Membeludak, Masjid Al Akbar Surabaya Tiadakan Qiamulail

3 Mei 2021, 21:25:36 WIB

JawaPos.com – Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) tak menyelenggarakan qiamulail atau ibadah malam pada 10 hari terakhir Ramadan. Keputusan itu dibuat atas dasar pertimbangan waktu dan penerapan protokol kesehatan.

Humas Masjid Al Akbar Helmy M. Noor mengungkapan, tak difasilitasinya jamaah untuk melakukan ibadah malam-malam ganjil itu mempertimbangan durasi waktu. ”Karena saat qiamulail ibadah bisa berlangsung hingga lima jam,” ucapnya.

Jamaah biasanya akan datang pukul 00.00. Rangkaian kegiatan ibadah mulai berlangsung pukul 01.00–03.00. Setelah itu, jamaah biasanya akan melanjutkan dengan kegiatan sahur dan salat Subuh berjamaah.

Durasi lama itulah yang menjadi pertimbangan pengelola masjid. Padahal, selama masa pandemi ini, pengelola setiap hari harus melakukan sterilisasi masjid. Utamanya selepas Tarawih, petugas akan menyemprot masjid dengan disinfektan.

”Penyemprotannya juga lumayan,” tuturnya. Biasanya berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 24.00. Jadi, proses sterilisasi akan mepet jika qiamulail tetap diselanggarakan.

Faktor lainnya adalah antusiasme jamaah. Terutama mulai malam 23, 25, hingga terakhir 27, jamaah akan membeludak. Sebelum pandemi, Helmy menyebut jamaah yang mengikuti kegiatan ibadah malam bisa mencapai 10 ribu orang.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : elo/c13/ai

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads