
Ilustrasi menu makanan yang membuat badan cepat lemas saat puasa Ramadhan. (pexels/Tiger Lily)
Selain itu, kunci utama menjaga tubuh bugar selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan adalah keseimbangan nutrisi, pengaturan porsi, dan kecukupan cairan.
Ya, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, selama kurang lebih 12 jam.
Disaat tubuh tidak menerima asupan kalori maupun cairan, sistem metabolisme bekerja dengan ritme yang berbeda dari hari biasa.
Energi yang digunakan untuk beraktivitas berasal dari cadangan glukosa dan lemak yang tersimpan di dalam tubuh.
Karena itu, menu sahur dan berbuka memiliki peran krusial dalam menentukan apakah tubuh akan tetap bertenaga, atau justru mudah lemas, mengantuk, bahkan sulit berkonsentrasi.
Sayangnya, masih banyak orang yang tanpa sadar memilih makanan yang kelihatannya mengenyangkan, tetapi justru mempercepat penurunan energi.
Beberapa jenis makanan bisa memicu lonjakan gula darah yang tidak stabil, memperberat kerja pencernaan, atau menyebabkan dehidrasi.
Dampaknya? Tubuh terasa berat, lesu, dan kurang fokus saat menjalani aktivitas puasa.
Agar ibadah tetap lancar dan produktivitas tidak terganggu, berikut sembilan menu yang sebaiknya dibatasi karena berpotensi membuat badan lebih cepat lemas saat puasa dirangkum dari alodokter dan helodoc.
1. Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Sederhana
Kolak manis, sirup berwarna cerah, donat, kue manis, hingga minuman kemasan tinggi gula memang menggoda saat berbuka.
Rasanya lezat dan cepat mengembalikan energi. Namun, efek tersebut hanya bersifat sementara.
Saat mengonsumsi gula berlebihan, kadar glukosa darah melonjak dengan cepat. Tubuh kemudian merespons dengan meningkatkan produksi insulin untuk menurunkan gula darah.
Proses inilah yang memicu fenomena “sugar crash” , kondisi ketika kadar gula darah turun drastis setelah lonjakan awal. Akibatnya, tubuh menjadi lebih cepat lapar, lemas, dan mengantuk.
