Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 21.34 WIB

Doa yang Dibaca Rasulullah Ketika Melakukan Ziarah Kubur, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi doa. (unsplash) - Image

Ilustrasi doa. (unsplash)

 
JawaPos.com - Setiap kali akan memasuki bulan Ramadhan atau Lebaran, umat Islam di Indonesia terbiasa melakukan ziarah kubur. Hal itu merupakan kegiatan yang positif dan sesuai dengan anjuran Rasulullah.
 
Rasulullah memerintahkan kita untuk melaksanakan ziarah kubur. Sebab, di dalamnya terkandung hikmah seperti mengingat akan kematian, mengingat kehidupan di akhirat, dan menjaga keimanan, serta senantiasa melakukan amalan kebaikan sebagai bekal di akhirat kelak.
 
Selain itu, ziarah kubur juga bermanfaat bagi orang yang sudah meninggal dunia mendapatkan doa dari orang yang masih hidup. Para ulama berpendapat bahwa doa untuk orang yang sudah meninggal akan sampai ke orang yang sudah meninggal dunia atau mereka yang sedang berada di alam kubur. 
 
 
 
Ziarah kubur pada awal-awal Islam memang dilarang karena keimanan umat Islam pada saat itu masih lemah. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, Rasulullah membolehkan dan Rasulullah sendiri melakukan ziarah kubur.
 
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk orang yang akan melakukan ziarah kubur supaya ziarah yang kita lakukan menjadi lebih bermakna.
 
Dilansir dari NU Online, adab yang harus dilaksanakan ketika melakukan ziarah kubur. Pertama, sebaiknya kita dalam posisi suci atau punya wudhu. Kedua, berusaha menghadirkan hati ketika berziarah ke kuburan. 
 
Ketiga, tidak duduk di atas kuburan. Keempat, membaca Alquran atau memperbanyak zikir dan doa selama berada di areal kuburan.
 
Selain itu,mengucapkan salam dan doa ketika kita baru sampai di area kuburan. 
 
Berikut doa ziarah kubur yang dibaca Rasulullah lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya:
 
 السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ 
 
Latin: Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn  
 
Artinya: Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian. 
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore