Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Februari 2025 | 23.35 WIB

Para Perantau merapat, Ini Panduan Menjalani Ramadhan di Perantauan, Puasa Tetap Khusyuk dan Bermakna Tanpa Rasa Sepi

Ilustrasi perantau yang sedang belanja untuk stok Ramadhan. (Freepik) - Image

Ilustrasi perantau yang sedang belanja untuk stok Ramadhan. (Freepik)

JawaPos.com – Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Umat muslim berlomba-lomba untuk membuat Ramadhan makin semarak lewat ibadah.

Salah satu ibadah yang penting saat Ramadhan adalah puasa. Ketika berpuasa, umat muslim tidak akan makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Bagi perantau dan mahasiswa yang jauh dari keluarga, Ramadhan bisa menjadi masa yang berat karena pengalaman emosi yang naik turun.

Merindukan momen kebersamaan dengan keluarga, sahur dan berbuka puasa sendiri, hingga momen refleksi dalam doa, bisa memicu emosi yang mempengaruhi kondisi mental. 

Jika anda kesulitan beradaptasi dan merindukan suasana Ramadhan di rumah, ada beberapa cara yang bisa dicoba.

Merangkum dari laman Study Australia, berikut tips menjalani Ramadhan dengan nyaman dan tanpa rasa sedih meski sedang di perantauan

  1. Tetap terhubung dengan keluarga

Pastikan komunikasi bisa berjalan dengan baik. Anda bisa menghubungi keluarga melalui telepon atau video call.

Meskipun ada perbedaan zona waktu dengan keluarga di rumah, anda bisa memanfaatkannya dengan membagikan menu buka puasa dan sahur, dan memberikan update kehidupan anda selama ramadhan.

  1. Temukan teman untuk merayakan Ramadhan

Salah satu yang dirindukan oleh perantau adalah kebersamaan saat Ramadhan. Anda bisa mengatasinya dengan membuat grup percakapan bersama teman yang menjalankan ibadah puasa.

Anda bisa mengadakan acara “Ramadhan Roulette” yaitu setiap minggu, teman anda bergantian menjadi tuan rumah berbuka puasa bersama. Cara ini sangat menyenangkan karena memperkenalkan makanan khas berbagai budaya yang berbeda. 

  1. Menemukan tempat yang menyediakan menu iftar

Anda bisa mencari restoran halal untuk dicoba dengan teman-teman anda. Pilih restoran yang menyediakan menu halal dan iftar spesial.

Bagi mahasiswa perantau, anda bisa mengunjungi masjid-masjid atau mushola yang menyediakan hidangan berbuka puasa dan sahur gratis.

Selain menikmati makanan bersama dengan banyak orang, anda juga bisa merasakan suasana ramadhan yang lebih hangat dan kebersamaan. 

  1. Istirahat yang cukup

Penting untuk tidak memaksakan diri di saat berpuasa. Kurangi latihan fisik berat yang berpotensi melemahkan daya tahan tubuh.

Biarkan tubuh anda istirahat dan pilih olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga. Cobalah untuk tetap terlibat dengan komunitas, dengan mendengarkan podcast yang bisa memotivasi selama bulan Ramadhan ini.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore