JawaPos.com - Sebagai minuman fermentasi, yogurt dikenal memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan. Diantaranya untuk menguatkan imun tubuh dan melancarkan pencernaan. Biasanya yogurt dikonsumsi setelah makan besar dengan porsi yang tidak berlebihan. Namun saat bulan Ramadan seperti sekarang ini, apakah aman mengkonsumsi yogurt saat buka puasa?
Dokter Lisa Silvani M. Biomed (AAM), selaku ahli bidang estetika, telah menemukan hubungan baik antara anti aging dan yogurt. Disebutkan bahwa fungsi prebiotik yang terkandung dalam yogurt selain tentunya sehat bagi pencernaan, namun juga dapat menjaga keremajaan tubuh anda. Jenis bakteri baik yang terkandung dalam yogurt yaitu Lactobacillus Acidophilus membantu produksi vitamin K.
"Yogurt juga mengandung Lactobacillus Bulgaricus yang mampu menetralisir toksin di usus, Bifidobacterium Lactis yang dapat meningkatkan sistem imun dan mencerna laktosa, sehingga dapat dikonsumsi yang alergi laktosa atau lactose intolerance," ucapnya saat konferensi press talkshow ‘Ibadah Lebih Sehat Dengan Nutrisi Tepat’ bersama Yoforia.
Tak hanya itu, minimalis yogurt juga mengandung streptococcus thermophillus yang juga mencerna laktosa dan menjaga keutuhan prebiotik sampai di pencernaan. Jadi apakah yogurt baik untuk dikonsumsi saat berpuasa? Tentu saja iya. Sebab, selain ringan di lambung, yogurt dapat dinikmati oleh semua kalangan bahkan untuk yang mempunyai sedikit masalah lambung.
Selain memberikan energi yang cukup untuk tubuh, pencernaan pun semakin sehat dan bersih, badan pun tetap fit untuk menjalani puasa sebulan penuh. Apabila ingin menunaikan ibadah Umrah, tentunya menjadi persiapan agar tubuh dalam kondisi optimal mengantisipasi perubahan cuaca yang ekstrem dan perjalanan yang cukup panjang.
Pada cara tersebut juga diluncurkan varian terbaru yogurt dari YOFORIA, yang terdiri dari 3 varian rasa baru, yakni Blueberry Good, Soursop Bliss dan Authentic. Semua rasa punya keunikan masing-masing. Tidak terlalu asam di lidah, tekstur yang pas dan aman di lambung.