← Beranda

Tak Perlu Obat, Ikuti 3 Cara Mudah Atasi Masalah Insomnia

Fersita Felicia FacetteSenin, 16 April 2018 | 18.58 WIB
Photo

JawaPos.com - Tidur adalah kebutuhan paling vital untuk membuat tubuh tetap segar dan bugar. Kurang tidur tentunya akan mengganggu aktivitas karena merasa kelelahan dan mengantuk di siang hari. 


Tidur memungkinkan tubuh untuk menyeimbangkan hormon kita mengisi ulang energi secara mental maupun fisik. Ketika tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, bisa membuat seseorang kurang fokus, sistem kekebalan tubuh melemah, dan rentan stres.


Ketika menderita insomnia, rasa frustrasi juga bisa memengaruhi suasana hati. Dilansir dari Pop Sugar, Senin (16/4), Anandi, seorang penulis buku Breathe Better, Sleep Better, memiliki beberapa kiat holistik yang bisa memperbaiki ketidaknyamanan kualitas tidur.


Angkat Kaki ke Dinding


Mengangkat kaki ke dinding memiliki kekuatan meremajakan surgawi dan akan membawa seseorang kembali ke Bumi setelah semuanya selesai. Membuat kaki menempel di udara dan kaki menempel di dinding bisa menjadi alat relaksasi yang efektif, tetapi itu adalah pose yang biasa digunakan dalam yoga karena dapat membantu lebih tenang, termasuk pikiran dan sistem saraf.


Pose ini dikenal sebagai Viparita Karani. Pose ini biasanya dilakukan untuk meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan sistem limfatik, dan menghilangkan stres dan kecemasan. Anandi merekomendasikan cara ini 10 menit sebelum tidur.


Matikan Lampu


Hormon tidur membuat tubuh merespons cahaya dan kegelapan. Jadi, sesuaikan seberapa banyak cahaya yang digunakan untuk dapat membantu terhindar dari gangguan sulit tidur, atau dikenal sebagai ritme sirkadian.


"Ketika cahaya turun dan malam semakin larut, tingkat serotonin tubuh meningkat dan melatonin dilepaskan untuk memulai siklus tidur alami. Hanya meredupkan lampu yang terang di rumah dan membatasi berapa lama waktu yang didapatkan di malam hari," papar Anandi.


Bernapas


Memperhatikan lebih banyak teknik pernapasan adalah bagian besar mempersiapkan pikiran dan tubuh untuk tidur. Anandi mengatakan saat mulai mengambil napas lebih lama dan dalam, detak jantung menurun, pikiran menjadi tenang, dan membuat seseorang cenderung tertidur.


Mengambil napas lebih meditatif dengan bernapas dalam-dalam ke diafragma membantu menenangkan. Jika merasa sulit untuk diam dan fokus pada pernapasan dengan lampu menyala, Anandi menyarankan untuk berlatih pernapasan meditasi selama 15 menit dengan mematikan lampu untuk menghindari gangguan.

EDITOR: Fersita Felicia Facette