← Beranda

Hati-hati ya, 10 Makanan Lezat Ini Ternyata Sarat Kolesterol Tinggi

Fersita Felicia FacetteSelasa, 20 Februari 2018 | 22.15 WIB
Ilustrasi makanan puci kolesterol.

JawaPos.com - Kolesterol tinggi bisa menjadi faktor risiko timbulnya penyakit kardiovaskular dan jantung koroner. Kolesterol adalah zat seperti lilin yang ditemukan di sel lemak darah. Tubuh membutuhkan kolesterol baik untuk menjaga dan membangun jaringan sehat.


Akan tetapi, bila ada kolesterol jahat dalam darah dengan jumlah banyak, maka akan berubah menjadi lemak yang bisa menghambat aliran darah dan mempercepat risiko penyakit jantung. Bahkan, faktor risiko kolesterol tinggi dapat menyebabkan hipertensi, diabetes, dan masalah ginjal.


Kolesterol tinggi dalam darah sebagian besar disebabkan oleh pilihan makanan dan gaya hidup yang buruk. Pakar kesehatan menyarankan agar seseorang tidak mengonsumsi lebih dari 300 gram kolesterol per hari. Kolesterol baik (HDL) dalam tubuh diproduksi saat seseorang menjalani diet seimbang yang tepat.


Maka dilansir dari Boldsky, Selasa (20/2), ada 10 makanan yang rasanya super lezat tetapi wajib dihindari karena bisa memicu kolesterol tinggi, yang berbahaya untuk tubuh. 

Kerang
Kerang, seperti lobster dan udang, harus dihindari karena mengandung kolesterol. Apalagi kebanyakan dimasak dengan mentega untuk meningkatkan rasa. Sehingga, tidak baik untuk orang-orang yang menderita penyakit jantung.


Mentega
Hindari mengonsumsi mentega olahan karena mengandung lemak trans dan sodium yang meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi.


Daging Merah
Daging merah dikemas dengan lemak jenuh dan meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Sebagai gantinya, pilihlah dada ayam atau ikan yang rendah kolesterol. Selain itu, hindari daging beku dan daging olahan seperti sosis dan daging asap yang akan meningkatkan kolesterol.


Makanan Cepat Saji
Makanan cepat seperti pizza, keju, biskuit, burger, dan keripik dikemas dengan kandungan kolesterol. Makanan ini mengandung lemak trans yang akan meningkatkan kolesterol jahat dalam darah. Kue, kentang goreng, dan keripik kentang mengandung minyak sayur terhidrogenasi, yang buruk bagi kesehatan.


Keju
Keju adalah sumber kalsium dan sumber protein yang sangat baik. Keju memiliki jumlah kolesterol tinggi. Sebab, 100 gram keju mengandung 123 miligram kolesterol. Jika seseorang pecinta keju, maka bisa mengonsumsinya dalam jumlah sedang.


Es Krim
Es krim adalah makanan penutup yang paling disukai. Es krim terbuat dari minyak nabati terhidrogenasi dan susu penuh lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.


Hati Sapi
Hati mengandung 564 miligram kolesterol dalam 100 gram porsi. Hati sapi memiliki kolesterol tertinggi dengan 331 miligram. Jadi, kurangi asupan hati sapi karena bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.


Alkohol
Minum alkohol meningkatkan berkembangnya kolesterol jahat yang pada gilirannya meningkatkan tekanan darah dan penyakit kardiovaskular.


Karbohidrat Olahan
Roti putih, bagel, pasta dan tortilla penuh dengan karbohidrat olahan. Makanan ini meningkatkan kolesterol jahat dalam darah dan menghalangi arteri. Kurangi asupan karbohidrat olahan untuk memperbaiki kadar kolesterol.


Minyak Canola
Minyak canola adalah minyak terhidrogenasi yang penuh dengan lemak trans. Minyak ini bila dikonsumsi meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Hindari konsumsi minyak canola, minyak jagung, dan minyak kedelai untuk menjaga kadar kolesterol.

EDITOR: Fersita Felicia Facette