Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Agustus 2023 | 00.28 WIB

Jangan Biarkan Berlarut, Ini Lima Cara Sembuhkan Inner Child

Ilustrasi inner child

JawaPos.com – Belakangan ini, kata inner child sering kali bermunculan di media sosial. Istilah tersebut digunakan dalam psikologi untuk menggambarkan bagian dalam diri seseorang yang masih memiliki kecenderungan, kebutuhan, dan emosi seperti ketika mereka masih anak-anak.

Inner child sendiri merupakan trauma masa kanak-kanak yang tidak ditangani dan dapat muncul kembali dengan cara baru pada usia dewasa. Inner child dapat merujuk pada kenangan, keinginan, atau perasaan yang mungkin tersembunyi atau terlupakan dalam diri seseorang.

Pada dasarnya, setiap orang pasti memiliki inner child dan sudah sewajarnya ada dan dialami setiap individu. Namun, sebagian orang mungkin merasa kesulitan untuk menyembuhkan inner child yang ada pada dirinya dan memilih untuk menyembunyikan atau hanya memendam.

Dampak dari inner child dapat bervariasi dari individu ke individu, tergantung pada pengalaman masa kecil mereka dan sejauh mana inner child mereka terluka atau terabaikan. Trauma yang ditimbulkan dapat berpengaruh pada hubungan pribadi seseorang.

Dikutip laman Healthline.com (30/7), berikut merupakan lima cara yang dapat membantu untuk menyembuhkan inner child, di antaranya:

1. Akui Keberadaan Inner Child

Proses mengakui ini bisa melibatkan diri untuk mengenali hingga menerima, baik masa kelam maupun pahit yang telah dirasakan pada masa lalu. Dengan memahami hal tersebut, kita dapat dengan mudah mengetahui dampaknya secara menyeluruh.

2. Menulis Surat atau Jurnal dengan Rutin

Untuk membuka dialog dan memulai proses penyembuhan dapat direkomendasikan melalui menulis pengalaman yang dirasakan, trauma, serta sakit dalam sebuah surat atau jurnal. Tulisan tersebut dapat membantu meredakan sebagian dari rasa sakit yang masih ada.

3. Lakukan Meditasi

Meditasi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan mental dalam membantu memulihkan inner child. Meditasi dapat membantu berlatih mengakui dan duduk dengan perasaan apapun yang muncul dalam hidup. Hal itu membantu memvalidasi perasaan inner child pada diri kita dengan mengirimkan pesan bahwa tidak apa-apa memiliki emosi dan mengeluarkannya.

4. Belajar Menjadi Pribadi yang Terbuka

Belajar membuka diri dengan memperkuat koneksi dengan orang lain, mulai mendengarkan, bekerjasama, hingga saling menyayangi dapat membantu menyembuhkan setiap luka atau kesedihan dari inner child.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore