Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Agustus 2026 | 16.17 WIB

Unjuk Kemampuan di Kepri, TNI Kerahkan Kapal Perang Hingga Drone Kamikaze dalam Latihan Terintegrasi

 

Sejumlah alutsista TNI AL dikerahkan dalam Latihan Terintegrasi TNI di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, pada Rabu (5/8). (TNI AL)

 

 

JawaPos.com - TNI unjuk kemampuan melalui Latihan Terintegrasi di Dabo Singkep, Kepulauan Riau (Kepri), pada Rabu (5/8). Dalam latihan tersebut, Angkatan Laut menembakkan rudal kapal perang di hadapan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan para kepala staf angkatan.

Melalui akun media sosial resminya, Sjafrie menyampaikan bahwa Kemhan dan TNI turut mengajak Komisi I DPR untuk melihat langsung kekuatan armada tempur dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Kemampuan itu ditunjukkan melalui operasi gabungan seperti serangan siber, pengoperasian USV, drone serbu dan drone kamikaze, hingga bantuan senjata khusus yang melibatkan alutsista strategis.

”Rudal C-705, tank, MLRS, sistem pertahanan udara, serta bantuan tembakan howitzer. Seluruh rangkaian latihan mencerminkan semakin kuatnya integrasi kemampuan TNI AD, TNI AL dan TNI AU,” ungkap Sjafrie dikutip pada Jumat (6/8).

Menurut Sjafrie, TNI harus selalu siap, modern, profesional dan mampu menunjukkan kekuatan dalam menjaga setiap jengkal wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia menilai, TNI sudah menunjukkan kesiapan yang meyakinkan dalam menjalankan tugas menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan negara.

Hal itu, lanjut Sjafrie, menegaskan bahwa revitalisasi pertahanan negara tahun ini mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai kemampuan tempur yang diperagakan dalam latihan, termasuk penggunaan produk industri pertahanan (inhan) dalam negeri, menjadi bukti bahwa Indonesia terus memperkuat kemandirian pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya tangkal.

”Operasi TNI Terintegrasi 2026 menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme prajurit melalui latihan yang mengintegrasikan berbagai sistem persenjataan dan teknologi terkini,” bunyi keterangan resmi dari Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal).

Materi latihan tersebut fokus pada kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi, serta efektivitas pelaksanaan operasi gabungan sesuai skenario yang telah direncanakan. Dalam simulasi pertempuran yang berlangsung berbagai alutsista dikerahkan, termasuk drone kamikaze AKM KI-50 buatan dalam negeri. Juga dilakukan penembakan rudal C-705 dari KRI Sampari-628.

Latihan terintegrasi ini menggabungkan antara teknologi dan strategi peperangan di era modern. Operasi diawali dengan pertahanan udara dari TNI AU yang mengerahkan pesawat tempur terbaru Rafale dan F-16 dengan muatan bom MK-82, kemudian dilanjutkan Operasi Khusus Matra Udara dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat),” lanjut keterangan itu.

Sementara dari aspek laut, TNI AL mengerahkan Unmanned Surface Vehicle (USV) Kamikaze yang diluncurkan dari KRI Soeharso-991 dengan sasaran di laut dilanjutkan dengan operasi peranjauan, serta infiltrasi pasukan khusus yang juga melaksanakan sabotase kabel bawah air oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska).

”Latihan ini juga melibatkan peperangan siber yang salah satunya diasumsikan pelumpuhan terhadap instalasi listrik musuh,” kata TNI AL.

Usai memastikan daerah musuh lumpuh dari serangan siber, peluru kendali C-705 yang ada di atas KRI ditembakkan dengan sasaran musuh di darat. Sehingga fasilitas musuh lumpuh. Tidak hanya rudal, TNI juga menembakkan Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dari KRI Prabu Siliwangi-321, KRI Sultan Iskandar Muda-367, dan KRI Raden Eddy Martadinata-331. Juga dilakukan penembakan dari Multi Launcher Rocket System (MLRS) milik Korps Marinir.

Selain unsur udara dan laut, operasi didukung oleh pasukan Lintas Udara (Linud) TNI AD yang melaksanakan penerjunan tempur dari Pesawat Hercules C-130. TNI AD juga mengerahkan intai drone tempur serta pasukan Artileri Medan. Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi gabungan dalam menghadapi ancaman modern.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore