← Beranda

GoPro Hero 10 Black Mendarat di Tanah Air, Seperti Apa Spesifikasinya?

Mohamad Nur AsikinRabu, 3 November 2021 | 00.00 WIB
Foto: GoPro Hero 10 Black. (NotebookCheck).
JawaPos.com - Tak terasa, model kamera aksi GoPro Hero telah sampai ke seri 10. Bulan lalu, perangkat action camera ini dirilis secara global dan pada Senin (1/11), akhirnya mendarat ke pasar tanah air seperti biasa lewat mitra mereka di Indonesia yakni Erajaya.

Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, mengemukakan, meningkatnya penghasilan, popularitas adventure sports seperti diving, surfing, skydiving, serta tren content sharing ikut mendorong permintaan akan action camera.

"Kamera aksi ini menjadi pilihan tepat karena ukurannya yang mungil, portable, mudah digunakan dan kaya fitur, menjadikan-nya pilihan tepat untuk pengguna personal maupun profesional, untuk mengabadikan momen indah dan membaginya di platform media sosial," ujarnya di Jakarta.

Dia melanjutkan, dengan tingkat adopsi yang semakin cepat, di prediksikan pangsa pasar action camera dunia akan mencapai USD 3,2 miliar di tahun 2027 dan akan terus bertumbuh seiring tren content sharing dan media sosial yang juga makin digandrungi.

“GoPro HERO10 Black, dengan peningkatan teknologi dan fitur yang signifikan, menawarkan performa dan fleksibilitas luar biasa," imbuh Djohan.

Lalu, seperti apa spesifikasi kamera aksi rakitan GoPro yang terkenal ini? Di bagian jeroan, GoPro Hero 10 Black punya prosesor GP2 terbaru yang diklaim bisa memberikan kualitas gambar yang memukau dan kecepatan merekam video yang luar biasa.

Hero 10 Black juga disebut dapat merekam video resolusi 5.3K dengan 60 frame per detik, video resolusi 4K dengan 120 frame per detik dan video resolusi 2.7K dengan 240 frame per detik.

Selain itu, prosesor GP2 memungkinkan perekaman stabilisasi video HyperSmooth 4.0. Sebelumnya, pihak GoPro mengatakan peningkatan kinerja ini disebabkan oleh prosesor GP2 kamera baru, yang merupakan penerus chip GP1 yang digunakan di kamera sejak Hero 6 Black.

GP2 juga memungkinkan Hero 10 menjadi seperti ponsel dalam beberapa cara, dari layar sentuh yang sangat responsif hingga pemrosesan video berat yang dilakukan dengan hal-hal seperti pemetaan lokal dan pengurangan kebisingan yang ditingkatkan.
EDITOR: Mohamad Nur Asikin