JawaPos Radar | Iklan Jitu

Empat Desainer Malang Ini Resmi Jadi Anggota IFC

29 Januari 2018, 15:05:38 WIB | Editor: Soejatmiko
Empat Desainer Malang Ini Resmi Jadi Anggota IFC
ANGGOTA BARU : Desainer Malang, Ajeng Cahyaning saat menampilkan rancangan busananya pada gelaran Inaguration Show di hall Harris Hotel and Conventions Malang, Minggu (28/1) malam. (Fiska tanjung/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Organisasi Indonesian Fashiom Chamber (IFC) kembali merekrut anggota baru yang terdiri dari desainer seluruh Indonesia. Tak mau ketinggalan, desainer Kota Malang juga turut bergabung dalam organisasi bergengsi di dunia fashion tersebut. Setidaknya ada empat desainer yang resmi bergabung.

Keempat desainer tersebut antara lain Ajeng Cahyaning, Ayu Ismail, Trya Febianie, dan Farhan Alif Dafa. Resmi bergabungnya para anggota baru itu pun ditandai dengan gelaran Inauguration Show yang menampilkan sebanyak 8 rancangan busana untuk setiap desainer. Acara tersebut digelar di hall Harris Hotel and Conventions Malang, Minggu (28/1) malam.

Empat Desainer Malang Ini Resmi Jadi Anggota IFC
ETNIK : Busana karya desainer Trya Febianie. ()

Salah satu desainer dari Malang yang juga merupakan anggota baru IFC, Farhan Alif Dafa mengatakan, dirinya merasa bersyukur bisa bergabung di IFC. "Awalnya juga tidak percaya bahwa akhirnya lolos kurasi. Karena sangat banyaknya desainer-desainer muda diluar sana yang juga luar biasa," ujarnya pada JawaPos.com, Senin (29/1).

Dia menyampaikan, kesulitan yang dia hadapi ketika bergabung di IFC yakni harus mengedepankan busana ready to wear yang unik, berkarakter, tetapi juga memiliki daya jual yang tinggi. "Sehingga harus benar-benar matang dalam memprepare semua koleksi agar hasilnya benar sesuai dengan standart yang diharapkan IFC," tuturnya.

Empat Desainer Malang Ini Resmi Jadi Anggota IFC
Trya Febianie ()

Pada inaguration show tersebut, dirinya mengusung tema Panji yang diaplikasikan pada busana rancangannya. "Busana saya mengangkat batik malangan motif topeng, malangan dewi sekartaji dan panji asmara bangun. Kerumitannya lebih ke detailnya. Kami menggunakan sulaman tangan, jadi pengerjaannya lumayan lama," jelasnya. Untuk gelaran tersebut, dirinya membutuhkan waktu persiapan selama kurang lebih 2 bulan.

Organisasi Indonesian Fashion Chamber (IFC) sendiri dibentuk pada tanggal 16 Desember tahun 2015 lalu. Organisasi ini tak hanya untuk mewadahi desainer fashion, namun juga para pelaku terkait industri fashion, yaitu desainer aksesori, sepatu, tas, tekstil, hingga komunitas yang melingkupi bidang ini. Sejak resmi terbentuk, IFC telah memiliki lebih dari 200 anggota yang tersebar dalam 12 Chapter yang berada di sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Banda Aceh, Medan, Padang, Makassar, dan Pontianak.

Empat Desainer Malang Ini Resmi Jadi Anggota IFC
ELEGAN : Busana karya desainer Ayu Ismail. ()

IFC mengarahkan para anggota maupun seluruh pihak terkait sektor fashion untuk memperkuat fondasi dalam ekosistem industri fashion yang secara garis besar terbagi menjadi kreasi, produksi, distribusi, dan pemasaran berdasarkan pilar riset dan pengembangan, kompetensi, dan bisnis yang mengacu pada strategi inovasi dan branding atas kekayaan lokal dan kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui ready to wear craft fashion, produk ready to wear yang mengoptimalkan kekuatan lokal.


“Program dan kegiatan IFC sejauh ini memang lebih ditekankan pada peningkatan kualitas anggota IFC baik dari segi pendidikan, desain, dan bisnis, dalam upaya memperkuat pondasi industri fashion di tanah air," ujar National Chairman IFC Ali Charisma.

Empat Desainer Malang Ini Resmi Jadi Anggota IFC
Ayu Ismail ()

Selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai program dan kegiatan untuk menggaungkan potensi fashion Indonesia di kancah internasional. Bahkan, belum lama ini IFC membawa 10 desainer anggota IFC untuk ikut serta dalam pameran dagang international yaitu Hong Kong Fashion Week , Fall/Winter 2018 yang telah selesai diselenggarkan pada tanggal 15-18 Januari lalu.


Sepanjang tahun 2017, IFC telah menerapkan berbagai program dan kegiatan yang berkolaborasi secara sinergis dengan para stakeholder mulai dari pihak pemerintah hingga swasta. Antara lain menyelenggarakan program inkubasi secara berkelanjutan dan Training on Trainer, misalnya pelatihan para guru yang mewakili 100 SMK Tata Busana di seluruh Indonesia tahap 2 bersama dengan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan.

Empat Desainer Malang Ini Resmi Jadi Anggota IFC
KHAS MALANG : Busana karya desainer Farhan Alif Dafa. ()

Selain itu juga dengan Kementerian Perindustrian , Kementerian Koperasi & Usaha Kecil Menengah untuk mendorong Indonesia menjadi pusat mode Dunia, serta asosiasi desainer interior, produk, dan tekstil dalam membuat acuan Indonesia Trend Forecasting 2018-2019 yang diprakarsai oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).


Di tahun 2018, IFC berkomitmen akan melanjuti program dan kegiatan yang telah dirintis dan dikembangkan di tahun lalu dengan lebih optimal serta ditunjang dengan program dan kegiatan baru yang komprehensif. Sehingga IFC dapat berperan aktif dalam mendorong industri fashion di tanah air sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up