JawaPos Radar | Iklan Jitu

Cerita Mual Sandra Dewi hingga Bobot Tubuh Naik Drastis

28 September 2017, 18:25:59 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Sandra Dewi
Sandra Dewi cerita soal kehamilannya (Rieska Virdhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Artis cantik Sandra Dewi sedang hamil enam bulan. Istri dari Harvey Moeis itu kini sedang sangat bahagia menantikan kelahiran si jabang bayi. Sandra juga sangat semangat jika bercerita soal pengalaman kehamilannya.

Seperti ibu hamil pada umumnya, Sandra juga merasakan mual luar biasa. Bahkan dirinya sulit mengontrol rasa mual itu di usia kehamilan 1,5 hingga tiga bulan.

"Saya itu mual-mual sampai usia tiga bulan. Kalau bumil lain bilang morning sickness, kalau saya everyday all day sickness. Dari pagi sampai malam mual," ungkap Sandra dalam peluncuran alat kehamilan digital Sensitif, Kamis (28/9).

Untungnya rasa mual itu selesai di usia kandungannya 3 bulan. Setelah itu Sandra justru lebih doyan makan dan ngemil. Dia kini sedang menantikan kelahiran anak pertama dengan program kehamilan yang sudah direncanakan.

Terbukti dari bobot tubuhnya yang naik hingga 10 kilogram saat ini. Sandra mengaku sedang sangat bahagia dan tak sabar menantikan buah hati pertamanya lahir. Sandra juga sangat mempersiapkan kehamilannya sejak awal.

"Saya orangnya persiapan banget. Ingin tahu perkembangan dari awal agar asupan nutrisi saya baik," ungkapnya.

Menurutnya, banyak bumil yang tak sadar bahwa dirinya sedang mengandung. Hal itu karena tidak mengecek masa subur atau siklus haid yang sering tak lancar. Sehingga Sandra tak ingin calon bayinya itu mendapat asupan yang tak baik.

"Saya harus istirahat cukup, maka yang bergizi, persiapkan dengan baik. Dan harus happy. Jangan sampai para ibu enggak tahu bahwa mereka sedang hamil, alhasil makan sembarangan," katanya.

Saat hamil pun saat ini, Sandra bukan tipe orang yang percaya dengan mitos-mitos kehamilan. Saat menghadapi tahap mual hingga di usia kandungannya masuk trimester dua saat ini, Sandra lebih banyak membaca literasi melalui sumber terpercaya.

"Saya orang yang tak percaya mitos. Jadi saya lebih banyak baca dari artikel media-media yang terpercaya atau banyak baca dari sumber-sumber yang positif," ungkapnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up