JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gandeng Ibu-ibu Zaman Now, Ini Perubahan Yang Dilakukan Sophie Paris

20 Februari 2018, 08:30:59 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Gandeng Ibu-ibu Zaman Now, Ini Perubahan Yang Dilakukan Sophie Paris
Bruno Hasson CEO and Founder Sophie Paris Indonesia, Gregory Fauvet EVP Sales & Marketing, Alice Destandau VP e-commerce (Rieska Virdhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Para ibu rumah tangga kini tak usah khawatir untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Sebab, uang tetap bisa mengalir dari rumah dengan menjalani bisnis label fashion Shopie Paris. Sophie Paris kini bertransformasi dari gerai offline to online ( OtoO) social shopping platform yang menawarkan produk-produk berdesain Prancis. 

Transformasi itu dikukuhkan dalam acara akbar yang bertemakan 'I am Digital' yang diselenggarakan selama dua hari, yakni 18–19 Februari 2018.

"Kami sedang mereformasi sistem penjualan yang sebelumnya adalah penjualan langsung, menjadi sarana belanja sosial baru yang lebih ramping dan modern," kata CEO & Founder Sophie Paris, Bruno Hasson dalam konferensi pers di ICE BSD, Senin (19/2).

Dalam acara itu, Sophie Paris pun menampilkan fitur-fitur terbaru www.sophieparis.com. Diharapkan, website ini juga memberikan akses bagi member Sophie Paris untuk memperbesar jaringan dan memantau performanya, bahkan memonitor penghasilan mereka secara real time. Sehingga, para ibu rumah tangga di rumah bisa ikut berjualan sebagai reseller hanya dengan online. 

"Sarana belanja kami di www.sophieparis.com tidak hanya memberikan pengalaman unik pada pelanggan tetapi juga memberikan ibu-bu kesempatan untuk menjadi mandiri secara finansial dengan cara yang mudah dan sederhana, membuat mereka menjadi pengusaha sukses di mana pun mereka berada," tegasnya.

Bruno mengklaim teknologi digital adalah sebuah revolusi, sehingga dalam masa transformasi ini, Sophie Paris senantiasa bekerjasama dengan komunitasnya untuk ikut andil dalam perubahan. Pihaknuya juga menggelar kegiatan pelatihan dengan webinar secara online maupun pelatihan langsung di lapangan.

"Ada latihan oleh tim kami kepada ibu-ibu bagaimana jualan yang baik. Baik langsnug maupun live on Facebook. Intinya ibu-ibu usia 50an zaman now pun punya media sosial. Kekuatan itu yang bisa menjadi modal berjualan," tegas Bruno.

Faktanya, transformasi digital ini disambut baik oleh komunitas Sophie Paris. Dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, penjualan online kami meningkat dari 5 persen menjadi 40 persen dari total penjualan perusahaan. Semuanya ini tentu berkat dukungan kuat dari jaringan dan strategi digital marketing yang efisien. 

"Target kami berikutnya adalah untuk mencapai 100 persen penjualan online pada akhir tahun 2018," jelasnya.

Sophie Paris adalah offline to online (OtoO) social shopping platform yang menawarkan produk-produk berdesain Prancis yang eksklusif. Kancah fesyen dan mode di Prancis berkelas dan elegan menjadi inspirasi, sehingga Sophie Paris bertekad untuk membawanya ke tanah air. 

Dalam acara 'I am Digital', Sophie pun turut mengundang 1500 member suksesnya dari seluruh Indonesia.

Fokus Sophie kali ini memang terletak pada pelanggan atau komunitas terlebih dahulu. Sebab, penjualan  Sophie adalah melalui hubungan sosial atau rekomendasi dari ruang lingkup komunitas yang selama ini telah banyak memberi keuntungan. 

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up