JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kisah Sosialita Cantik, Sulap Kayu dengan 'Tangan Besi'

15 Januari 2018, 20:05:59 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Kisah Sosialita Cantik, Sulap Kayu dengan 'Tangan Besi'
Uci Flowdea (Mauren photo)
Share this

JawaPos.com - Siapa bilang wanita tidak bisa mengerjakan bisnis di bidang yang banyak dikuasai laki-laki. Uci Flowdea, asal Surabaya, Jawa Timur, membuktikan kalau wanita memiliki kemampuan yang sama hebatnya dengan kaum adam.

Uci dijuluki Sosialita, sebutan bagi perempuan modern, cantik, dan kaya. Uci juga disebut teman-temannya sebagai Wonder Woman, karena mengerjakan pekerjaan laki-laki selama 15 tahun. Betapa tidak, dia lebih memilih fokus di bisnis kayu untuk menunjang perjalanan karirnya.

Seluruh karyawannya yang kini berjumlah lebih dari 100 orang pun rata-rata laki-laki. Begitu pula semua orang-orang di lapangan yang dihadapinya, klien, pembeli, dan lainnya, juga laki-laki.

Kisah Sosialita Cantik, Sulap Kayu dengan 'Tangan Besi'
Uci Flowdea (Mauren photo)

"Ini memang pekerjaan laki-laki, saya saja bingung sekarang ini saya laki-laki atau perempuan. Terkadang saya merasa kekuatan saya melebihi laki-laki saking tangguhnya," ujarnya kepada wartawan baru-baru ini.

Uci memulai bisnisnya dari nol. Dari awalnya dia hanya sebagai seorang broker di bidang perkayuan. Hingga kini, Uci justru menjadi pengusaha sukses dan sudah mengekspor kayu ke negeri tirai bambu atau Tiongkok. Kayu yang dipilihnya adalah kayu jenis 'Sonokeling' dari Jawa. Kayu itu digunakan untuk membuat alat musik hingga furniture.

"Semua saya kerjakan tak mudah tentu dengan air mata. Saya juga pernah dulu disakiti orang, karena itu saya belajar banyak dari pengalaman," kata perempuan yang banyak memiliki tas dan sepatu mewah itu.

Kayu Sonokeling, kata Uci, juga diperoleh melalui manajemennya dengan meminta anak buah di lapangan untuk mencari stoknya. Kayu Sonokeling memiliki karakteristik yang sangat keras dan tak mudah luntur.

"Warnanya tetap, dan untuk alat musik itu supaya suaranya enak maka kayu Sonokeling yang paling bagus, saat ini kami masih melakukan ekspor namun saya optimis tahun ini tetap bergeliat meski ekonomi sempat menurun kemarin," jelas perempuan yang hobi difoto ini.

Tak puas hanya dengan kayu, Uci juga mencoba jalur lain untuk menyalurkan hobinya. Uci mencoba menjadi produser film di tahun 2017. Judulnya adalah 'Perfect Dream'. Bercerita tentang kisah kehidupan perempuan modern dan keluarga, Uci merasa puas dengan film perdananya.

"Dari kayu kok ke film? Saya itu kerjanya dengan laki-laki. Jadi kadang juga ingin bersolek dan tampil cantik. Maka saya coba untuk terjun ke dunia film menjadi produser sekaligus sebagai pemeran ikut berakting dalam film saya itu," kata Uci.

Karena puas dengan film perdananya, Uci kini tengah merambah pembuatan film lainnya. Film kedua rencananya akan lebih santai bergenre sedikit drama komedi. Meski begitu, Uci tetap akan bisnis dengan karir utamanya sebagai pebisnis karena kayu adalah dunianya.

"Kami sedang proses pembuatan film kedua dan membuat saya jadi bolak-balik Jakarta dari Surabaya. Tentu saya harus pandai membagi waktu," kata Uci.

Menyadari kesuksesan karirnya, tak lupa untuk Uci menyeimbangkan hidupnya dengan ibadah. Uci juga mempunyai Rumah Doa dan membuat album rohani untuk tujuan amal atau donasi.

"Ada suatu kerinduan. Tuhan sudah baik dengan saya. Saya harus membalas dengan apa? Maka saya menyanyi dan membagikan album saya untuk donasi ditambah pelayanan di Rumah Doa. Maka hidup itu bisa balance," tutup Uci.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up