JawaPos Radar | Iklan Jitu

Gerakan untuk Masa Depan: Grand Final Tangkis Community Competition

11 Desember 2017, 17:47:41 WIB | Editor: Dwi Shintia
Tangkis Community Competition Bersama Antangin JRG.
MALAM PUNCAK: Para pemenang dan pendukung acara Tangkis Community Competition Bersama Antangin JRG. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com – Komunitas C-PHE Studies berhasil menjadi pemenang pertama Tangkis Community Competition Bersama Antangin JRG. Perkumpulan para dosen dan mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember itu mengalahkan 14 komunitas lainnya dalam grand final yang berlangsung di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya tadi malam (10/12).

Tangis bahagia tak bisa dibendung begitu nama mereka disebut sebagai jawara. Suasana semakin haru saat lagu We Are the Champions milik Queen diperdengarkan. ’’Kemenangan ini adalah kebanggaan. Memotivasi kami untuk mempertahankan dan memperluas aksi,’’ papar Dewi Rokhmah, salah seorang anggota komunitas.

Tangkis Community Competition Bersama Antangin JRG.
TAK BISA TIDAK: Andien merasa senang menyanyi di hadapan para perempuan hebat yang peduli dengan masa depan anak Indonesia. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Dari tiga tema yang bisa dipilih antara Cegah Kekerasan Seksual kepada Anak, Anti Perundungan, dan Internet Sehat, mereka fokus memilih yang pertama. Dewan juri yang terdiri atas Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Valentina Gintings, Senior Manager Corporate Communication Jawa Pos Lucia Cicilia, istri Gubernur Jatim Hj Nina Kirana Soekarwo, Direktur Unicef untuk Area Pulau Jawa Arie Rukmantara, dan founder Tangkis Ivo Ananda memilih C-PHE karena beberapa alasan.

’’Komunitas tersebut paling komplet. Mereka fokus pada satu tema. Bukan hanya visi misi yang bagus, tapi juga eksekusinya. Banyak kegiatan konkret yang mereka lakukan termasuk pendampingan korban kekerasan seksual. Mereka juga punya jaringan yang kuat,’’ ujar Ivo Ananda.

Selain itu, mereka punya rencana matang yang sudah disusun. Meski kompetisi tersebut berakhir, mereka memastikan untuk terus melanjutkan aksinya. Salah satu yang disiapkan adalah Tangkis bisa masuk dalam kurikulum di Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Atas keberhasilan itu, C-PHE mendapatkan hadiah jalan-jalan ke Australia untuk lima orang beserta uang saku.

Konjen Australia Chris Barnes dengan senang hati menerima juara pertama itu di negaranya. Menurut dia, Tangkis memiliki misi yang sama dengan Australia. ’’Seluruh murid di Australia berdiri melawan kekerasan dan perundungan. Cyberbullying juga menjadi isu penting. Pada 2015, Australia memimpin dalam hal internet sehat,” katanya.

Barnes mengaku bangga karena bisa bekerja sama dengan Jawa Pos. Terutama bagi 15 komunitas perempuan hebat tersebut. ”Apa yang kalian lakukan itu luar biasa bagi anak-anak, sekaligus menunjukkan kekuatan perempuan yang sesungguhnya,” ucapnya.

Sesi penentuan pemenang bukanlah hal yang mudah. Sebab, aksi-aksi yang diikutsertakan di kompetisi itu seru-seru. Valentina Gintings memberikan apresiasi untuk acara ini. ’’Kompetisi ini membuat masyarakat, khususnya para perempuan, tergerak untuk membentuk komunitas. Buat kementerian, ini sangat membantu program kami,’’ ujarnya.

Atmosfer sukacita malam itu terasa makin kuat dengan penampilan Andien Aisyah. Ibu satu anak tersebut membawakan tujuh tembang andalan. Di antaranya, Gemilang, Belahan Jantungku, dan Rindu Ini. ’’Ketika kali pertama dihubungi Jawa Pos untuk acara ini, saya nggak mungkin bilang nggak. Karena di tempat ini saya bisa bertemu berbagai komunitas yang luar biasa. Semua perempuan yang ada di depan saya adalah perempuan hebat yang memperjuangkan masa depan,’’ kata Andien di atas panggung.

Andien merasa bangga dengan 15 finalis itu. Menurut dia, mereka mewakili semangat perempuan. Aksi yang mereka lakukan berdampak besar bagi generasi masa depan. ’’ Saya pribadi ingin sekali generasi yang akan datang itu generasi yang berdaya. Semua bisa memberdayakan diri dan punya knowledge cukup dan semangat membuat kemajuan. Mereka juga berani bersuara, nggak lagi perempuan menjadi yang nomor 2,’’ kata Andien.

Berikut adalah daftar pemenang Tangkis Community Competition Bersama Antangin JRG

JUARA I
C-PHE Studies, Jember
JUARA II
Komunitas Huma Betang, Palangka Raya
JUARA III
Kita Peduli Anak Surabaya (KIPAS), Surabaya

BEST SPIRIT
Pandawi Community, Sidoarjo

MOST ACTIVE COMMUNITY
PKK Sungai Kakap, Pontianak (81 aksi)

MOST INFLUENTIAL COMMUNITY
Komunitas Ibu-Ibu Profesional, Jakarta

Yel-Yel

JUARA 1
Dharma Wanita Pabean Cantian, Surabaya
JUARA 2
Perempuan Solidaritas Sakinah, Surabaya
JUARA 3
Tangan Di Atas Perempuan (TDAP), Batam

Balot Beruntung Komunitas

GPS (Girl Power Sidoarjo)
Komunitas Rerelawan Rumah Baca Sahabatku
Arlin in Action

Hadiah diambil di Redaksi Jawa Pos Graha Pena Surabaya Lantai 4
Hubungi Puspita Adiyani 081325437433.(*)

fam/adn/md/c22/ayi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up