JawaPos Radar | Iklan Jitu

Hei Perempuan, Ini Cara Menghindari KDRT

07 November 2017, 20:48:20 WIB | Editor: Dwi Shintia
Perempuan mencegah KDRT.
Ilustrasi perempuan. (Pixabay)
Share this

JawaPos.com - Kekerasan perempuan memang seperti fenomena gunung es. Dulu pasti banyak kasus namun tidak terekspos seperti sekarang.

Bisa jadi karena korban terlalu takut mengorbankan rumah tangganya, atau bahkan karena citra diri korban yang terlalu rendah sehingga menganggap dirinya pantas mendapatkan perlakukan kasar dari pasangannya.

Spesialis kejiwaan RSUD dr Soetomo dr Nalini M Agung SpKJ(K) mengatakan, kasus kekerasan sebenarnya bisa dicegah. Salah satu caranya, Nalini menyarankan seorang perempuan untuk bersikap asertif atau mengkomunikasikan semua hal yang ingin dan tidak ingin dilakukan si perempuan. ’’Kalau memang tidak mau, harus tegas. Jaman sekarang perempuan tidak boleh plin-plan,’’ tegasnya.

Di sisi lain, laki-laki tidak boleh selalu merasa superior. Karena banyak perempuan yang merambah area publik. Sehingga bisa membantu perekonomian keluarga.

Bila sudah begitu, laki-laki tidak boleh merasa kewajiban rumah tangga tetap menjadi tanggung jawab perempuan. Harus dipikul bersama supaya adil.

’’Perempuan bekerja itu pasti untuk membantu ekonomi keluarga. Bukan untuk dirinya sendiri. Jadi laki-laki juga harus mau dibagi peran domestik,’’ ucap Nalini. Menurutnya, laki-laki lah yang identik dengan ketidaksiapan fenomena transisi peran perempuan dari domestic ke publik ini.

Ada laki-laki yang merasa shock culture untuk berbagi peran dengan perempuan. ’’Tidak ada perempuan yang ingin dikasari apalagi menjadi korban kekerasan,’’ tegasnya. (*)

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up