JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bibir Filler Jangan Sering Ciuman, Nih Alasannya

03 Oktober 2017, 21:05:59 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Kylie Jenner
Kylie Jenner (The Sun)
Share this

JawaPos – Tren kecantikan dengan teknik filler semakin populer. Filler adalah mengisi atau menambahkan bagian tubuh tertentu, tak menimbulkan peradangan dan bisa diserap oleh tubuh. Salah satu yang sedang populer adalah filler bibir. Model cantik Kylie Jenner dengan bibirnya yang seksi, menjadi panutan kaum hawa saat ini.

Untuk membuat filler di bagian bibir tahan lama atau awet ternyata dipengaruhi oleh pola hidup. Salah satunya ternyata dipengaruhi oleh frekuensi seberapa sering berciuman dengan pasangan. Semakin sering berciuman, maka filler akan semakin tidak tahan lama, dan bibir kembali tipis.

General Manager 8th Avenue Clinic dr. Inge Yolanda, Dipl. CIBTAC, menjelaskan, awet atau tidaknya filler bibir dipengaruhi oleh beberapa kebiasaan. Idealnya filler pada bibir bisa bertahan selama 8 bulan hingga 1 tahun.

“Bibir seseorang tipis atau tebalnya bisa dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya pasti genetik. Dan bibir menjadi tipis juga bisa disebabkan oleh penuaan. Karena itu banyak perempuan saat ini datang untuk memperbaiki dan mengisi volume bibir agar nampak lebih tebal dengan filler,” kata Inge kepada wartawan, Selasa (3/10).

Inge menyebutkan jika dulu banyak perempuan datang ke klinik kecantikan untuk mengubah atau memperbaiki bentuk wajah didominasi perempuan berusia 40 tahun ke atas, kini justru lebih banyak didominasi perempuan muda. Perempuan usia 20 tahun kini lebih berani bereksperimen terhadap wajahnya.

“Saat ini justru usia muda jauh lebih berani. Alasannya pengaruh media sosial dan melihat role model seperti Kylie Jenner itu. Ingin membuat bibir mereka lebih tebal dengan berani melakukan perawatan wajah seperti filler, tarik benang atau botoks,” katanya.

Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi filler bibir bisa bertahan lama atau tidak. Salah satunya adalah berciuman.

“Ada juga filler yang padat, bukan yang cair. Sehingga banyak pasangan lebih sering komplain saat berciuman seperti ada keras-kerasnya, enggak enak. Makanya kalau untuk filler bibir tentu lebih baik yang cair,” ujar Inge.

Sering Berciuman

Pola hidup ternyata bisa mempengaruhi awet atau tidaknya filler bibir. Salah satunya berciuman. Jika terlalu sering berciuman dengan pasangan, filler bisa lebih cepat habis dari waktu ideal yakni 8 bulan hingga 1 tahun. Atau bibir kembali tipis dan perlu difiller ulang.

Minuman

Jangan terlalu sering minum-minuman dalam keadaan panas. Tunggu teh atau kopi menjadi suam-suam kuku. Barulah diminum agar tak mengganggu kualitas filler.

Mandi Sauna

Mandi sauna juga bisa membuat bibir menjadi panas dan membuat kualitas filler terganggu.

Sinar Matahari

Terlalu sering terpapar sinar matahari juga bisa mempengaruhi filler pada bibir.

Rajin Gunakan Fillerina

Fillerina adalah berfungsi sebagai filler tambahan untuk membuat filler bibir lebih awet. Bentuknya seperti lipstik dan bisa digunakan setiap hari. Fillerina efeknya mengisi volume bibir dan mengandung asam hialuronat. Aman dan bisa membuat filler bibir lebih awet.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up