JawaPos Radar | Iklan Jitu

Naura dan Dukungan Mama Nola: Bekerja Rasa Bermain

01 November 2017, 21:15:04 WIB | Editor: Dwi Shintia
Penyanyi cilik Naura
MOMAGER: Nola B3 selalu mendampingi putri sulungnya, Naura, saat tampil menyanyi. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Setelah era Sherina berlalu, menyebutkan nama penyanyi anak-anak ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Di antara yang sedikit itu, sekarang ada Naura, putri Nola B3 dan Baldy. Sulung di antara tiga bersaudara tersebut mengungkapkan keinginan menjadi penyanyi sejak umur 5 tahun.

Meski berprofesi penyanyi, Nola tidak berusaha mengarahkan anak-anaknya untuk mengikuti jejaknya. Namun, sejak usia 3 tahun, Naura sudah menunjukkan bahwa dirinya suka musik. Pada usia 5 tahun, Naura bilang ingin jadi penyanyi.

”Saya dan suami membiarkan dia belajar sendiri. Kami ingin lihat apakah memang dia punya kemampuan, passion, dan keseriusan,” tutur Nola saat mendampingi putrinya menyanyi di kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (22/10).

Hal itu dilakukan Nola untuk menguji apakah putrinya benar-benar mampu dan serius. ”Karena jadi penyanyi tidak semudah itu. Saya enggak mau nanti anggapan orang, ’Ah, iya anaknya nyanyi, kan mamanya penyanyi’,” beber Nola yang juga memulai karir bernyanyi sejak kecil melalui lomba-lomba.

Maka, Naura berlatih menyanyi sendiri, memilih genre yang dia sukai. ”Aku suka musikal. Waktu itu paling favorit nonton The Sound of Music,” kata pemilik nama lengkap Adyla Rafa Naura Ayu itu.

Pada usia 6 tahun, Naura semakin menunjukkan niat kuatnya menjadi penyanyi. Hal itu membuat Nola dan suami mulai yakin untuk mendukung bakat sang putri. Maka, pada usia 7 tahun, Naura sudah rekaman untuk album Dongeng yang dirilis dua tahun kemudian, pada 2014.

Album itu seolah menjadi oase di tengah dahaga lagu anak yang berkualitas. Naura pun menjadi idola para bocah sebaya. Lagu-lagunya memang ditujukan untuk anak-anak dengan pesan positif yang pasti juga disukai orang tua. Hitnya, antara lain, Kata Ajaib, Dongeng, Berani Bermimpi, Panca Indra, dan Setinggi Langit.

Tahun lalu dia merilis album Langit Yang Sama (2016). Salah satu lagunya berjudul Bully, mengandung pesan bahwa bullying itu tindakan yang tidak baik dan harus dicegah. Disusul album OST film Naura dan Genk Juara yang dirilis pada Rabu (25/10). Sebagian lagu tersebut dibuatkan klip video yang dikemas dengan nuansa ceria khas anak-anak.

Nola bertindak sebagai manajer putrinya. Di setiap penampilan Naura, Nola mendampingi. Mengarahkan performance di panggung, menentukan lagu yang dibawakan, hingga menata dandanan sang putri.

Misalnya, pagi itu, beberapa menit sebelum Naura dipanggil tampil, Nola memulaskan lipstik tipis di bibir buah hatinya tersebut. Setelah itu, dia mengabadikan penampilan Naura di panggung yang sedang menyanyi dengan diiringi tiga dancer anak.

Saat ini, penyanyi kelahiran Jakarta, 18 Juni 2005, itu duduk di kelas VII SMP. Kakak Bevan, 10, dan Neona, 8, tersebut menyatakan tidak sulit membagi waktu antara sekolah dan menyanyi. ”Nyanyi saat weekend. Kalau ada pemotretan, dilakukan di hari biasa setelah pulang sekolah,” ucapnya.

Rasa lelah tentu ada. Apalagi, tak jarang dalam sehari ada lebih dari satu agenda. Belum lagi makin banyak permintaan tampil di luar kota. ”Pastinya capek. Tapi, karena aku suka, jadi terasa happy. Bersyukur sih, kan hidup enggak bisa diulang,” kata Naura, lantas tersenyum. Bertemu Teman Naura (sebutan penggemarnya) membuatnya senang dan semakin bersemangat. ”Mereka ikutan nyanyi bareng, rasanya seneng banget,” lanjutnya.

Sebagai orang tua, Nola dan suami punya pertimbangan khusus ketika Naura memutuskan meniti karir sebagai penyanyi. Yaitu, kegiatan bernyanyi tidak boleh sampai mengganggu sekolah. Juga, agar Naura tetap bisa menikmati masa kecilnya.

”Bekerja sambil main. Maka, konsep penampilan Naura selalu ada dancer yang jadi Teman Naura. Dan lagi, nyanyi paling hanya 1–2 jam, setelahnya dia bisa melakukan aktivitas lain,” urai Nola. Selain itu, setiap ada permintaan menyanyi, Nola selalu menanyakan terlebih dahulu kepada Naura sebelum menerimanya.

Yang membuat Nola bangga terhadap sang putri, Naura bisa berkomitmen dengan pilihannya. ”Dia bertanggung jawab. Enggak pernah ngeluh. Yang penting, tetap jadi diri sendiri. Menyenangi apa yang dikerjakan, melakukannya dari hati,” papar Nola. (*)

nor/c6/ayi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up