alexametrics

Urai Kepadatan, Korlantas Mulai Terapkan One Way KM 70 Sampai KM 263

30 Mei 2019, 11:31:48 WIB

JawaPos.com – PT Lintas Marga Sedaya (LMS) menangkap adanya peningkatan intensitas volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Palimanan baik yang datang dari arah Jakarta maupun yang keluar dari Jawa. Tercatat pada H-7 lebaran kali ini, total aktivitas kendaraan yang keluar dan masuk GT Palimanan sebanyak 72.068 kendaraan.

Terhitung sejak Kamis (30/5) pukul 06.00 WIB, kendaraan yang ke arah Jawa rata-rata 2.421 kendaraan/jam. Sementara lalin yang ke arah Jakarta rata-rata berjumlah 941 kendaraan/jam. Secara kumulatif total lalin kedua arah ada kenaikan sebesar 18,81 persen dari tahun sebelumnya.

Corporate Communication Manager PT LMS, Okky Brahma mengatakan, pihaknya juga telah memberlakukan sistem satu arus atau One Way sejak hari ini. Dimulai dari KM 70 sampai dengan KM 263. Kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta akan dikeluarkan di GT Plumbon.

“Pelaksanaan One Way dibuka oleh Kakorlantas didampingi Dirlantas Polda Jabar. Penormalan akan diberlakukan kembali pada pukul 19.00 WIB atau sesuai dengan diskresi Kakorlantas,” kata Okky dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Kamis (30/5).

Okky meminta agar kendaraan tetap pada jalurnya dan tidak melakukan crossing median pada saat sistem One Way. Karena dinilai akan membahayakan pengendara lainnya. Pihaknya juga meminta pemudik tetap menjaga batas kecepatan maksimal 100 km/jam.

Selain itu demi kelancaran lalu lintas, pihaknya mengharapkan pemudik bijak menggunakan rest area, jangan parkir di bahu jalan. Apabila Rest Area dinilai penuh, pemudik dapat keluar terlebih dahulu di gardu terdekat untuk beristirahat, mengisi BBM, top up UE atau wisata di sekitar Cipali dan masuk lagi GT berikutnya.

“Pemudik juga dihimbau melakukan transaksi di GT Palimanan, dan gunakan 1 kartu UE untuk 1 kendaraan. Pastikan saldo cukup, Pastikan masuk – keluar tapping dengan kartu UE yang sama. Minimal saldo UE adalah Rp 150.000,” tuturnya.

LMS menghimbau para pemudik untuk mengatur waktu perjalanannya dengan memantau lalu lintas di rute yang akan dilalui, agar tidak terjebak kemacetan. Pemudik juga diharapkan menggunakan Rest Area maksimal 1 jam.

Demi kelancaran arus mudik, PT LMS juga telah menambah 14 gardu di Gerbang Tol Palimanan Utama sehingga total yang dioperasikan mencapai 26 gardu, tambahan 10 Mobile Reader di GT Palimanan dan masing-masing 2 Mobile Reader di gerbang samping. Penambahan ini dilakukan secara fungsional, tergantung dari kondisi traffic lalin

Untuk fasilitas Rest Area, LMS telah merenovasi toilet di RSA type B di Km 86A–B, Km 130 A-B, portable toilet permanen (A&B) sebanyak 26 unit khusus untuk wanita serta penambahan 4 unit toilet khusus pengemudi, serta Penyediaan BBM dengan 2 unit dispenser (Pertamax & Solar Dex) di RSA type B.

LMS juga menambah fasilitas parkir di Rest Area di KM102A ada penambahan 300 kendaraan, KM 130A ada penambahan 100 kendaraan, KM 166A ada penambahan 200 kendaraan dan KM 164B ada penambahan 200 kendaraan.

“LMS juga menyediakan pos kesehatan di setiap RSA tipe A maupun tipe B, serta di GT Cikedung bagian selatan atau samping juga terdapat tenda pos kesehatan Puskesmas Terisi,” pungkasnya.

Berikut Volume Lalu Lintas di GT Palimanan Utama sejak H-10 sampai H-7:

Minggu (26/5) atau H-10, entry 18.102, Exit 19.956. Total 38.058

Senin (27/5) atau H-9, entry 15.178, exit 19.040. Total 34.214

Selasa (28/5) atau H-8, entry 16.639, exit 27.448. Total 44.087

Rabu (29/5) atau H-7, entry 22.146, exit 49.922. Total 72.068

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Igman Ibrahim

Alur Cerita Berita

Lihat Semua