alexametrics

Yusril Turun Tangan Bantu Honorer, Gugat Aturan Pengangkatan PNS

29 November 2018, 20:28:38 WIB

JawaPos.com – Advokat Yusril Ihza Mahendra turun tangan membantu guru hononer di seluruh Indonesia. Yusril prihatin dengan nasib 1,5 juta guru honorer, yang tak kunjung mendapat kepastian. 

Yusril menggugat SK Menteri PANRB mengenai batasan usia pengangkatan honorer ke Mahkamah Agung (MA). Berdasar SK tersebut, guru honorer yang berusia di atas 35 tahun tidak boleh diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Padahal, mereka sudah belasan tahun jadi guru honorer. Hal itu membuat nasib ratusan ribu guru honorer tidak menentu.

Bersama dua advokat yunior, Gugum Ridho Putra dan Firmansyah, Yusril mengajukan uji materil ke MA. Jika MA membatalkan peraturan Menpan RB tersebut, maka Pemerintah harus mengangkat semua guru hononer tanpa batasan usia.

“Saya membantu guru honorer karena merasa iba dan kasihan kepada mereka sebagai sesama warga bangsa,” kata Yusril dalam keterangannya di depan Gedung Mahkamah Agung di Jakarta, Kamis (29/11) sebagaimana dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup).

“Ada di antara mereka yang jalan kaki ke Jakarta untuk demo di depan Istana Negara,” jelasnya. 

Ribuan guru honorer di Indonesia sebelulmnya menggelar demo menuntut Presiden Joko Widodo menunaikan janjinya. Yakni mengangkat guru honorer sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Bahkan, sekitar 70 ribu guru honorer sempat menginap di jalan di depan Istana Negara. Pada Juli lalu dalam acara Asosiasi Pemerintah Daerah, Jokowi berjanji akan menyelesaikan masalah yang dihadapi guru honorer.

Janji tersebut disampaikan setelah Jokowi menerima keluhan soal nasib guru honorer yang sudah berpuluh tahun mengabdi, namun tak kunjung diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (mam/jpg/JPC)


Close Ads
Yusril Turun Tangan Bantu Honorer, Gugat Aturan Pengangkatan PNS