alexametrics

Gempa Palu, Personel Airnav Tewas Saat Clearing Penerbangan Batik Air

29 September 2018, 15:41:50 WIB

JawaPos.com – Gempa yang berpusat di Kabupaten Donggala dengan skala 7,7 SR yang turut melanda Palu Sulawesi Tengah, Sabtu (28/9) ikut merenggut nyawa personel layanan navigasi penerbangan Air Traffic Controller (ATC) AirNav Indonesia Anthonius Gunawan Agung.

Anthonius Gunawan merupakan ATC on duty pada Tower ATC Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, pada saat terjadi guncangan gempa dengan skala 7,7 SR yang berpusat di Kabupaten Donggala pada Jum’at (28/09).

Saat gempa terjadi, beliau telah memberikan clearing kepada penerbangan Batik Air untuk lepas landas dan menunggu pesawat tersebut airbrone dengan selamat sebelum akhirnya meninggalkan cabin tower ATC.

“Duka yang mendalam kami rasakan, semoga tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa diberikan kepada salah satu keluarga kami dan korban-korban lain akibat gempa di Kabupaten Donggala,” Yohanes Sirait Manager Humas AirNav Indonesia, Sabtu (29/9).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memprediksi jumlah korban meninggal dan luka-luka masih terus bertambah. Itu akibat masih terputusnya informasi di Kabupaten Donggala.

Hal ini dia katakan setelah gempa 7,4 skala richter mengguncang Sulawesi Tenggah, tepatnya di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Menurut Sutopo, dampak gempa dan tsunami itu masih terus dilakukan pendataan. Namun sudah ada data kerusakan sementara akibat bencana tersebut.

“Jadi kerusakan masih terus dilakukan pendataan, dan masih akan terus bertambah fasilitas dan rumah yang terdampak,” ujar Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (29/9).

Sutopo menambahkan, ada satu kapal sampai berada di dara‎tan. Itu karena adanya tsunami setelah gempa 7,4 skala richter itu terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : (uji/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Gempa Palu, Personel Airnav Tewas Saat Clearing Penerbangan Batik Air