alexametrics

PBNU Minta Pemerintah Tegas Terhadap Myanmar Atas Pembantaian Muslim Rohingya

28 November 2016, 19:20:00 WIB

JawaPos.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah bersikap tegas kepada Myanmar terahdap aksi kekerasan yang dialami masyarakat muslim Rohingya.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU Hery Haryanto Azumi berkata, umat beragama di Indonesia harus bahu-membahu dalam memperkuat solidaritas antar umat beragama. Terlebih soal isu-isu kekerasan antarumat beragama.

"Dalam konteks kasus Rohingya umat Budha dan umat Islam harus berdiri di depan mengutuk setiap peristiwa kekerasan yang terjadi atas etnis Rohingya. Solidaritas itu dapat ditumbuhkan secara silih berganti,” kata dia saat dihubungi JawaPos.com, Senin (28/11).

Menurut dia, keberagaman agama di Indonesia adalah berkah yang harus disyukuri dan digunakan untuknya menyelesaikan masalah lain di seluruh dunia.

"Pemerintah harus menggunakan solidaritas ASEAN untuk membantu menyelesaikan problem itu,” kata dia.

“Apalagi Indonesia sebagai leader ASEAN harus bertindak proaktif dalam membantu negara anggota menyelesaikan problem masing-masing,” timpal dia.

PBNU sendiri telah mengeluarkan sikap terkait aksi kekerasan terhadap etnis Rohingya itu.

Pertama, mengecam segala tindakan kekerasan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Segala bentuk tindakan kekerasan adalah tindakan yang sama sekali tidak dapat dibenarkan.

Kedua, Islam mengutuk kekerasan bahkan tidak ada satupun agama dan ideologi di dunia ini yang membenarkan cara-cara kekerasan dalam kehidupan.

Umat Islam umumnya ikut merasakan kepedihan yang sangat luar biasa atas peristiwa yang menimpa saudara-saudara seiman yang berada di Myanmar.

Ketiga, mengajak seluruh kepala negara dan pemimpin negara di dunia untuk pro-aktif melawan segala bentuk kekerasan.

Represi adalah musuh bersama dan harus dilawan sekuat tenaga guna menciptakan upaya perdamaian dan harmoni.

Keempat, mengajak seluruh umat di dunia untuk terus menggalang solidaritas kemanusiaan guna menciptakan perdamaian bagi segala bangsa.

Kelima, Nahdatul Ulama mendesak pihak-pihak terkait, terutama kepada komunitas internasional dan PBB untuk segera mengambil langkah konkret dalam peristiwa kekerasan terhadap Muslim Rohingya yang terjadi di Myanmar.

Keenam, mendesak ASEAN untuk mengambil sikap dan langkah nyata, khusunya pada pemerintah Myanmar, agar segera mengakui status kewarganegaraan Muslim Rohingnya.

Ketujuh, mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah diplomasi guna terwujudnya penghormatan atas hak asasi manusia di Myanmar. (elf/JPG)

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads
PBNU Minta Pemerintah Tegas Terhadap Myanmar Atas Pembantaian Muslim Rohingya