alexametrics

Potensi Bisnisnya Besar, APVI Optimis Industri Vape Berkembang Pesat

27 Januari 2018, 19:34:05 WIB

JawaPos.com – Legalitas penggunaan vape hingga kini masih menjadi pro dan kontra. Di sisi lain, perkembangan vape kian menjamur.

Hampir di setiap kota-kota besar, terdapat berbagai gerai vape. Termasuk komunitas-komunitasnya. Tentu hal ini menjadi peluang tersendiri bagi perkembangan industri vape.

Ketua bidang Legal dan Business Development Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI),

Dendy Dwiputra meminta masyarakat tidak perlu khawatir soal vape yang beredar saat ini.

“Proses yang ilegal kemarin saja sesignifikan itu perkembangannya apalagi kalo dia legal, semua aspek dapat dirangkul. Masyarakat tidak ragu dan takut lagi atas industri ini. Itu yang kita tuju,” jelas Dendy usai diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1).

Dendy mengungkapkan, industri vape memang membutuhkan dukungan dari pemerintah. Bukan justru sebaliknya, memberatkan mereka dari sisi regulasi.

“Produksi lokal itu sangat tinggi, kalau dilegalkan potensi ekspornya besar. Bayangkan saja kalau orang luar juga mau ambil. Tapi kan kita tidak bisa mengirim kalau regulasi belum jelas. Perlu dicatat, produk kita kualitasnya lebih bagus,” jelasnya.

Dendy mengakui bahwa untuk saat ini, porsi komposisi liquid masih impor karena industrinya masih dalam tahap pembelajaran. Namun khusus untuk alat vape, sudah 80 persen lokal.

“Yang impor cuma dasar romaterialnya. Tapi untuk produk sudah lokal,” tambah dia.

Dendy optimis kendati sekarang masih industri rumahan dan berbasis komunitas, bisnis ini terus berkembang. Terlebih semua yang terlibat merupakan para pelaku UMKM (Usaha Masyarakat Kecil Menengah).

“Kita berharap bisnis industri ini levelnya naik, kita mau disamakan dengan industri besar lainnya. Karena potensi ini besar dan impactnya tidak hanya di segi kesehatan untuk negara juga,” tandas Dendy.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (rgm/JPC)



Close Ads
Potensi Bisnisnya Besar, APVI Optimis Industri Vape Berkembang Pesat