alexametrics

Kemnaker Soroti Penerapan K3 di Perusahaan

17 Gubernur Diganjar Penghargaan
24 April 2019, 09:16:09 WIB

JawaPos.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penghargaan itu diberikan kepada sejumlah perusahaan dan gubernur.

Menaker M Hanif Dhakiri meminta agar dunia usaha tak menjadikan masalah K3 sebagai beban bagi perusahaan. Sebaliknya, justru merupakan investasi sangat baik agar produktivitas perusahaan bisa terus dijaga dan ditingkatkan.

“K3 dilakukan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Lebih dari itu menjamin tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatan,” ujar Hanif melalui keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (24/4).

Adapun penghargaan K3 ini bertujuan untuk memotivasi perusahaan, pemerintah daerah, dan pekerja dalam mengimplementasikan K3. Dalam Penghargaan K3 2019 ini, pihak Kemenaker memberikan penghargaan kepada 1.052 perusahaan yang sudah menerapkan prinsip nihil kecelakaan (zero accident). Kemudian penghargaan SMK3 pada 1.466 perusahaan, penghargaan program pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja diberikan kepada 172 perusahaan, dan penghargaan pembina K3 terbaik untuk 17 gubernur.

Hanif berharap penerapan K3 di tempat-tempat kerja bisa semakin dioptimalkan. Lebih jauh dia mengatakan, kini dunia industri tengah memasuki era revolusi industri 4.0. Ada sejumlah jenis pekerjaan lama yang hilang dan muncul seiring pendekatan digital. “Dengan munculnya jenis pekerjaan baru maka akan timbullah potensi-potensi bahaya baru yang perlu strategi pengendalian agar tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja,” katanya.

Hanif mengklaim telah melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan pelaksanaan K3. Hal itu meliputi kampanye, seminar, sosialisasi, training dan peningkatan pengawasannya. Upaya tersebut sudah memperlihatkan hasil. Perusahaan yang mempertahankan nihil kecelakaan setiap tahun mengalami peningkatan.

Jumlah perusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil pada 2018 sebanyak 952 perusahaan dan pada 2019 sebanyak 1.052 perusahaan. Artinya, mengalami peningkatan sebesar 9,5 persen.

Perusahaan yang telah menerapkan SMK3 yang dibuktikan dengan hasil audit eksternal dan mempunyai sertifikat SMK3 2019 sebanyak 1.466 perusahaan yang mendapatkan sertifikat.

Kesadaran perusahaan dalam menjalankan Program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) ini juga mengalami peningkatan, pada 2018 sebanyak 123 perusahaan, dan 2019 sebanyak 172 perusahaan sehingga mengalami peningkatan sebesar 28,5 persen.

Adapun penghargaan pembina K3 terbaik untuk 17 gubernur, jatuh kepada Gubernur Jawa Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, Riau, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Jambi, Sumatera Selatan,Kalimantan Tengah, Nangroe Aceh Darussalam, Bali, Lampung, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tenggara.

Editor : Ilham Safutra