alexametrics

8 Ledakan di Sri Lanka, Menag Harap Umat Kristiani Tabah

22 April 2019, 12:52:48 WIB

JawaPos.com – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara soal peristiwa ledakan bom beruntun yang terjadi di tiga gereja dan tiga hotel mewah di Sri Lanka. Ratusan orang dikabarkan meninggal dan lebih banyak lagi yang terluka.

Ledakan itu terjadi di saat umat Kristiani tengah merayakan Hari Paskah. Pihak berwajib Sri Lanka kini masih mengejar pelaku kejahatan tersebut. Siapapun pelakunya, Lukman mengecam keras peristiwa tersebut.

“Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama. Ironis, tragedi kemanusiaan terjadi justru di momen umat Kristiani sedang peringati hari besar keagamaannya. Kami turut berduka. Umat Kristiani diharap tabah, tapi waspada, dan tetap menjadi pembawa damai bagi sesama,” ujarnya di Jakarta, Senin (22/4).

Menurutnya, tindakan pengeboman itu jelas menyalahi ajaran agama. Sebab, tidak ada agama yang membenarkan tindak kekerasan, apapun motifnya.

“Itu jelas sikap pengecut dan tidak bertanggung jawab. Apalagi bom meledak di rumah ibadah, saat umat beribadah,” tegas dia.

Lukman mengajak tokoh dan umat beragama untuk mendoakan yang terbaik buat korban di Sri Lanka. Dia juga meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak emosional.

Menurutnya, saat ini, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri terus bekerja untuk mengetahui perkembangan kondisi di Sri Lanka, termasuk memastikan kondisi keamanan warga negara Indonesia di sana.

“Mari tingkatkan kewaspadaan kita untuk terus menjaga keamanan dan kesucian rumah ibadah kita masing-masing,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan para pengguna media sosial agar tidak terpancing dan turut menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya. “Hindari menebar hoax seputar tragedi Sri Lanka. Penyebaran hoax itulah yang diharapkan pelaku untuk menebar teror dan rasa takut,” pungkas Lukman.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Yesika Dinta



Close Ads