alexametrics

Hari Air Sedunia, Jutaan Anak Terancam Penyakit Tahun 2040

22 Maret 2017, 20:13:28 WIB

JawaPos.com – Selamat Hari Air Sedunia. Ironisnya, satu dari empat anak di dunia akan hidup di area krisis air pada tahun 2040. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah memperingatkan ini sebagai  dampak dari perubahan iklim.

Dalam dua  dekade mendatang diperkitakan 600 juta anak akan mengalami kekurangan pasokan air bersih. Kondisi ini akan dialamai oleh anak-anak dari keluarga yang miskin dan kurang beruntung seperti diumumkan organisasi dunia Unicef. 

Unicef memperkirakan lebih  9 juta orang tanpa minum air yang bersih, khususnya dinegara-megara yang tengah berkonflik seperti  Ethiopia, Nigeria, Somalia,  Sudan Selatan dan Yaman.

 Sebanyak 1,4 juta anak terancam meninggal karena kekurangan gizi di Sudan, Nigeria, Somalia dan Yaman. Ini terjadi karena mereka kekurangan sumber air bersih. 

Peningkatan konsumsi air terjadi di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Dilansir The Guardian, Iran juga kini tengah mengalami krisis air sebagai tantangan akibat isu politik dan terorisme. Penelitian sebuah LSM lingkungan di London menyebutkan saat ini semakin banyak danau dan sungai yang kering.

Tanah juga mengalami erosi menyusul masifnya  penggundulan hutan saat. Debu meningkat akibat polusi udara. PBB melaporkan ada 36 negara yang mengalami kesulitan air bersih. Selain itu perubahan iklim membuat suhu naik, permukaan laut naik, banjir, dan es mencair. Dampak perubahan iklim pada sumber air berdampak pada kehidupan anak-anak di dunia. 

Dalam rangka Hari Air Sedunia pada 22 Maret, masyarakat dunia diajak menghemat air demi menyelamatkan generasi anak cucu. Betapa banyaknya penyakit yang mengancam akibat perubahan iklim. (cr1/JPG)

Editor : Mohamad Nur Asikin



Close Ads
Hari Air Sedunia, Jutaan Anak Terancam Penyakit Tahun 2040