alexametrics

Puan Pidato di Festival Janadriyah ke-33, Indonesia Jadi Tamu Spesial

21 Desember 2018, 13:11:51 WIB

JawaPos.com – Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,  pemerintah Indonesia berkepentingan untuk turut mendorong peningkatan peradaban dan kemajuan dunia Islam.

Pernyataan itu diungkapan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dalam pembukaan Festival Janadriyah ke-33 di Kota Riyadh, Saudi Arabia melalui keterangan tertulisnya pada JawaPos.com Jumat (21/12). 

Puan menjadi satu-satunya pejabat negara dari luar Saudi Arabia yang diundang dan mendapat kesempatan pidato pada pembukaan Festival tersebut. Pidato cucu presiden pertama Bung Karno yang disampaikan dalam bahasa Inggris tersebut berhasil memukau sejumlah tamu undangan yang hadir.

Termasuk apresiasi dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan menteri-menteri Saudi Arabia, serta pejabat tinggi dari negara-negara lainnya di seluruh dunia.

Diketahui, Festival Janadriyah merupakan festival kebudayaan dan sejarah terbesar dan bergengsi di Timur Tengah yang diselenggarakan setiap tahun. Festival tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 9 Januari 2019 di Kota Riyadh.

Acara ini diprediksi akan dihadiri oleh sekitar 12 juta pengunjung. Peserta  bukan saja berasal dari warga Saudi Arabia tetapi juga dari negara-negara Teluk lainya. 

Pada Festival Janadriyah tahun 2018 ini, atas perjuangan Duta Besar Indonesia untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel, berhasil mendapatkan kesempatan untuk menjadi Tamu Kehormatan (Guest of Honor) dan telah membuka stand kebudayaan dan produk-produk Indonesia dalam festival tersebut.

Dalam pidatonya, Puan menegaskan, penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 260 juta lebih yang mendiami 13 ribu lebih pulau dan 700 lebih bahasa daerah dan terdapat enam agama yang dianut telah terbukti mampu menjaga persatuan Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. 

Sebagai pemeluk agama terbesar di Indonesia, umat Islam Indonesia secara umum telah membuktikan Islam yang hidup dan tumbuh subur di Indonesia adalah Islam Yang Rahmatan Lil Alamiin, yaitu Islam yang ramah, toleran dan terbukti dapat hidup berdampingan dengan umat beragama lainnya.

“Kerukunan umat beragama di Indonesia akan terus terjaga dan dapat menjadi inspirasi negara-negara lain di dunia, khususnya negara Islam dalam mengembangkan Islam Rahmatan Lil Alamin,” papar Puan.

Sebelum acara pembukaan festival dimulai, delegasi undangan dari Indonesia bersama delegasi negara lainnya mendapat kehormatan untuk menyaksikan pertandingan balap unta dan makan malam bersama Raja Salman dan tokoh-tokoh pemerintahan Saudi Arabia lainnya.

Bahkan, sebelum memasuki arena pembukaan Festival Janadriyah ke-33 itu, Raja Salman memberikan kehormatan khusus dengan mengunjungi stand Pavilion pameran Indonesia yang disediakan satu gedung khusus di arena festival.

Selain Menko PMK, Puan Maharani, pembukaan festival tersebut juga dihadiri Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dan Muhaimin Iskandar, Anggota DPR Chatibul Umam Wiranu, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, Dubes Agus Maftuh Abegebriel, juga dihadiri oleh tokoh-tokoh Ormas Islam dari MUI, PBNU, PP Muhammadiyah serta tokoh-tokoh pers dan kalangan akademisi. 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (jpg/JPC)



Close Ads
Puan Pidato di Festival Janadriyah ke-33, Indonesia Jadi Tamu Spesial