alexametrics

Tensi Politik Memanas, Ketum Fornas: Semua Harus Bergandengan Tangan

21 November 2018, 17:54:12 WIB

JawaPos.com – Menjaga Indonesia sebagai negara yang beragam merupakan keniscayaan. Tak dipungkiri keragaman yang sudah menjadi khasanah ke-Indonesiaan, kerap ada yang mencoba mengutak-atik untuk dijadikan peluru memperoleh kedudukan dalam tampuk kekuasaan. 

Sebagai bangsa yang heterogen, Indonesia harus tetap berada pada spektrum nalar yang sama. Terutama dalam menghadapi tantangan yang semakin kompetitif.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika, Syaiful Rohim ketika menanggapi panasnya tensi politik jelang Pemilu 2019.

“Arus perubahan dan informasi makin deras. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk tetap bergandengan tangan dengan menjadikan keragaman sebagai kekuatan,” ujar Syaiful di Jakarta, Kamis (21/11).

Syaiful memaparkan bahwa betul ada perbedaan dalam budaya dan bahasa. Namun itu bukanlah alat untuk menjadikan berpisah dari visi ke-Indonesiaan. “Demokrasi kebangsaan yang kita bangun melalui fondasi sila-sila Pancasila merupakan rumusan final dan mengikat bagi kita dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara,” beber dia.

“Inilah visi keutamaan yang diletakan oleh para founding fathers kita sebagai bangunan yang kokoh yang tidak akan tergantikan,” jelas dia.

Dengan semakin kencangnya angin kekuasaan yang dilancarkan oleh pembenci keragaman, menjadi sebuah keniscayaan untuk tetap berpijak dan bersepakat.

“Ketika semua berkomitmen, Indonesia di masa yang akan datang tidak mustahil menjadi bangsa pemenang yang akan memimpin peradaban,” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (yes/JPC)


Close Ads
Tensi Politik Memanas, Ketum Fornas: Semua Harus Bergandengan Tangan