alexametrics

Mendikbud Berikan Beasiswa untuk Joni si Pemanjat Tiang Bendera

20 Agustus 2018, 13:31:48 WIB

JawaPos.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengapresiasi aksi heroik Yohanes Gama Marshall Lau alias Joni yang memanjat tiang bendera saat peringatan HUT ke-73 RI. Atas aksinya, Joni diberikan beasiswa pendidikan sampai menempuh SMA, laptop dan peralatan sekolah.

“Saya sangat mengapresiasi tindakan nekat Joni, nekat dalam arti yang positif. Secara simbolik itu kan bentuk patriotisme zaman now,” kata Muhadjir saat bertemu Joni dan kedua orang tuanya di Kantor Kemendidbuk, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (20/8).

Menurut Muhadjir, aksi heroik Joni sama seperti peristiwa pada 10 November ketika terdapat anak muda yang inisiatif memanjat tiang bendera untuk menyobek warna biru dari bendera merah, putih dan biru. Kemudian yang berkibar hanya warna merah dan putih.

“Kalau dulu dalam upaya merebut kemerdekaan, mempertahankan merah putih waktu itu. Kalau ini mengibarkan kembali merah putih menjadi bendera lambang negara yang besar,” papar Muhadjir.

Atas aksi heroik Joni yang berani memanjat tiang bendera saat upacara peringatan HUT ke-73 RI, Joni banyak mendapat apresiasi hingga datang ke Ibu Kota Jakarta.

Joni Gala saat ini menduduki bangku kelas VII SMP Negeri Silawan, NTT. Kelak besar nanti, dia bercita-cita menjadi seorang tentara.

Dia tinggal di Dusun Halimuti, Desa Silawan Kec. Tastim, Kabupaten Belu. Jarak rumahnya dari Kota Atambua sekitar 21 kilometer dan 2 kilometer dari PLBN Terpadu Motaain yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Joni Gala yang baru berumur 14 tahun ini secara spontan dan lincah memanjat tiang bendera dengan ketinggian 9 meter.

Aksi anak bungsu dari 9 bersaudara ini membuat decak kagum para peserta upacara saat itu, terlebih warga internet yang melihat aksinya lewat dunia maya. Tindakannya menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan betapa putra bangsa yang tinggal di daerah perbatasan sangat mencintai negaranya.

Bahkan pada Minggu (19/8) kemarin, Joni baru saja mendapat hadiah Rp 50 juta dari pengacara nyentrik Hotman Paris Hutapea.

“Saya hanya bisa memberikan uang permen Rp 25 juta dan adik saya Duma 25 juga, jadi kau beli permen Rp50 juta,” ujar Hotman kepada Joni di Kopi Johny, Kelapa Gading, Minggu (19/8).

Editor : Kuswandi

Reporter : (rdw/JPC)




Close Ads
Mendikbud Berikan Beasiswa untuk Joni si Pemanjat Tiang Bendera