alexametrics

Penuhi Gizi Korban Gempa Lombok, ACT Salurkan 20 Ribu Kotak Susu

19 Agustus 2018, 15:47:37 WIB

JawaPos.com – Anak-anak korban gempa bumi di Lombok harus tetap ceria dan sehat dalam menjalani aktivitasnya. Meski berada di pengungsian, gizi mereka tetap harus terpenuhi. Selain itu, pemulihan trauma pasca gempa juga terus diberikan oleh para relawan.

Salah satu pemenuhan gizi dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Frisian Flag Indonesia. Caranya dengan menyalurkan 20 ribu kotak susu cair kepada korban gempa Lombok.

Secara simbolis bantuan ini diserah terima oleh Presiden ACT, Ahyudin kepada Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) KASAL, Laksamana Muda TNI Edi Sucipto.

Gempa bermagnitudo 7 yang mengguncang Lombok pada Minggu (5/8) lalu membuat aktivitas masyarakat Lombok hingga kini masih lumpuh. Toko-toko atau warung-warung yang biasa menjual kebutuhan warga hingga kini masih tutup.

Beberapa juga ada yang telah rata dengan tanah. Rusaknya jalan-jalan penghubung juga semakin menyulitkan korban gempa untuk mendapatkan urusan logistik.

Akses transportasi yang terputus akibat gempa belum sepenuhnya diperbaiki sehingga sejumlah wilayah terisolasi. Akibatnya, para korban gempa Lombok mengandalkan bantuan dari para lembaga-lembaga kemanusiaan.

Kebutuhan pangan dan pemenuhan gizi merupakan prioritas pertama dalam bencana ini.

“Kami menyadari bahwa saat ini penduduk Lombok membutuhkan bantuan dalam hal logistik. Keterbatasan akses membuat pemenuhan gizi menjadi hal yang langka dan sulit. Padahal pemenuhan gizi khususnya bagi anak-anak merupakan hal dasar yang harus dipenuhi, agar tubuh kuat dan sehat,” kata Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro dalam keterangan tertulis, Minggu (19/8).

Presiden ACT Ahyudin menjelaskan saat ini pengungsi Lombok sangat membutuhkan selimut, terpal, air dan bahan makanan siap saji. Masih banyak korban gempa Lombok yang belum terjamah bantuan karena minimnya akses transportasi.

Warga juga banyak yang bertahan hidup dengan cara swadaya. “Saat ini kebutuhan pokok seperti air, makanan siap saji bergizi dan terpal merupakan bantuan yang kami prioritaskan. Bantuan susu cair ini nantinya didistribuskan di berbagai daerah di Lombok,” tutur Ahyudin.

Menurut data yang dikumpulkan ACT, terjadi sebanyak 663 kali gempa susulan di wilayah Lombok sejak awal Agustus 2018.

Tak hanya gempa, beberapa hari yang lalu, angin puting beliung juga melanda di pos pengungsian di Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (ika/JPC)



Close Ads
Penuhi Gizi Korban Gempa Lombok, ACT Salurkan 20 Ribu Kotak Susu