alexametrics

Anak Bertanya Tentang Terorisme, Bagaimana Harus Menjawabnya?

16 Mei 2018, 16:19:43 WIB

JawaPos.com – Tidak dipungkiri segala pemberitaan tengah menyajikan peristiwa aksi terorisme. Sehingga, tidak jarang anak-anak secara tidak sengaja menyaksikan pemberitaan yang disaksikan orangtuanya.

Namun, langkah apa yang harus dilakukan orang tua dalam menjelaskan terorisme atau aksi mengerikan tersebut kepada anak?

Praktisi pendidikan anak Najeela Shihab memberikan tips bagi para orang tua dalam menghadapi situasi tersebut.

1. Dalam memulai pembicaraan dengan anak tentang terorisme, kekerasan dan situasi darurat, pilihlah suasana dan waktu yang tepat. Sehingga anak pun siap dan menyimak dengan baik informasi yang akan disampaikan.

2. Tanyakan perasaan anak dan cari tahu seberapa banyak informasi yang diketahui anak tentang teror atau kekerasan. Ajukan pertanyaan, seperti: “Dengar berita hari ini? Apakah tadi heboh dibicarakan?”

3. Setiap anak memiliki tingkat kecemasan yang berbeda dan cara mengekspresikan emosi yang unik. Maka orangtua harus mengajak anak untuk mengenali dan mengidentifikasi emosinya.

4. Orang tua atau guru perlu menunjukkan sikap tenang dan tidak menularkan kekhawatiran yang berlebihan. Hindari menyalahkan dan memperkuat prasangka yang salah terhadap kelompok tertentu.

5. Apabila anak berbagi fakta, opini, atau spekulasi tertentu, ajukan pertanyaan mengenai kredibilitas informasi, seperti: “Sudah dicek kembali ke website resmi? Apa manfaatnya kalau gambar ini disebar?”

Jadilah teladan bagi anak tentang literasi media dan informasi dengan selalu kritis mengecek kebenarannya.

6. Ajarkan anak untuk tahu bereaksi dalam situasi darurat, misalnya bersikap tenang, tahu tanda/lambang keamanan, seperti pintu darurat, hafal nomor telepon orang tua, tahu cara mengungkapkan kecemasan kepada orang dewasa, memahami dan dapat mengikuti instruksi, serta menghindari kerumunan.

7. Bimbing anak untuk sensitif dan responsif pada lingkungan sekitar, misalnya siapa yang butuh bantuan. Ajari dengan pertanyaan, “Apa yang bisa kamu lakukan kalau..?” atau “Bagaimana kita bisa membantu mereka, ya?”

8. Terakhir, ajak anak mendiskusikan kejadian sehari-hari maupun berita populer di media massa sesuai usia anak sebagai bagian dari rutinitas keluarga. Hal ini mengajarkan anak mengenai nilai sosial di masyarakat.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (rgm/JPC)


Close Ads
Anak Bertanya Tentang Terorisme, Bagaimana Harus Menjawabnya?