alexametrics
Ironi Ribuan Desa Tak Punya Kantor

Gara-gara Permendes ‘Haramkan’ Dana Desa untuk Bangun Kantor

14 November 2018, 19:00:54 WIB

JawaPos.com – Ketiadaan kantor pada ribuan desa di Indonesia disinyalir akibat tidak adanya alokasi anggaran dari pemerintah. Dana desa yang selama ini mengalir pun tidak bisa digunakan untuk membangun kantor desa.

“Bukan tidak memadai. Tapi aturan Permendes terkait alokasi dana desa tidak memperbolehkan membangun kantor desa,” ujar Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB Sofyan Sjaf saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (14/11).

Dia menyarankan, pemerintah memperjelas pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan fasilitas kantor desa tersebut. Apakah Pemda atau bisa menggunakan dana desa.

“Seyogyanya musyawarah desa bisa menjadi forum untuk memusyawarahkan kondisi dan keberadaan kantor desa tersebut. Namun sekali lagi, para kades tidak akan berani keluar dari Permendes terkait penggunaan dana desa,” terangnya.

Padahal, kantor desa merupakan kebutuhan mendesak untuk konsolidasi dan interaksi intensif antara aparat dan warga desa. Dengan demikian, warga pun memiliki tempat untuk berkomunikasi dengan aparat desa.

Selain itu, kantor desa yang nyaman juga penting sebagai ruang publik. Oleh karena itu, pembiayaan menjadi mendesak dalam pembangunan kantor desa.

“Bagi desa-desa yang belum memiliki kantor desa, penggunaan dana desa menjadi alternatif. Akan tetapi harus diikuti dengan Peraturan Mendes atau Kementerian Dalam Negeri dan kesepakatan dalam musdes,” kata dia.

Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebanyak 10.000 dari total 74.000 desa di Indonesia tidak memiliki kantor sekretariat untuk aparatnya bekerja dan melayani masyarakat. 

“Jika benar data 10.000 desa belum punya kantor desa, maka bagaimana mau mendorong tata kelola desa dengan baik, sementara kantor desa saja tidak ada,” pungkas Sofyan. 

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (yes/JPC)



Close Ads
Gara-gara Permendes 'Haramkan' Dana Desa untuk Bangun Kantor