alexametrics

Uang Saku Dokter Internship Naik Rp 4 Juta per Bulan

14 November 2015, 20:20:00 WIB

JawaPos.com JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan 3 catatan kepada Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki program dokter internship. Salah satunya adalah kenaikan uang saku yang hanya mendapatkan Rp 2,5 juta per bulan.

Catatan ini lahir sebagai bentuk sikap atas meninggalnya dokter Andra -sapaan akrab Dionisius Giri Samudra- saat bertugas di Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, Rabu (11/11).

[Lihat: Program Dokter Internship, Catatan IDI Buat Kemenkes]

Menyikapi catatan IDI, Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemenkes Usman Sumantri mengatakan, pihaknya sudah mengkaji beberapa hal dan merealisasikannya tahun depan.

Salah satunya adalah pembekalan bagi dokter yang akan mengikuti program internship.

"Jadi, memang sudah dibicarakan. Kami menyusun anggaran tahun ini dan baru dapat digunakan tahun depan. Mereka akan kita bekali tentang kondisi di lapangan. Pembekalan selama satu minggu," kata Usman di Jakarta, Jumat (13/11).

Dia turut menyinggung gaji bagi dokter internship. Menurut dia, meski itu bukan gaji, tapi bantuan biaya hidup, pihaknya berniat menaikkan angka tersebut.

Rencananya bantuan atau berupa uang saku Rp 2,5 juta per bulan itu akan naik hingga Rp 3,5 juta sampai Rp 4 juta per bulan.

"Tahun lalu hanya Rp 1,2 juta. Ini sudah kami rencanakan," katanya.

Jumlah tersebut, lanjut dia, sejatinya bukan satu-satunya pendapatan yang diterima para dokter internship.

Menurut dia, mereka masih mendapatkan insentif dari daerah dan jumlahnya tidak bisa dibilang rendah. Di Riau, misalnya, dokter internship mendapat Rp 5 juta dari pemerintah daerah dan di Dobo Rp 6 juta.

"Memang tidak semua segitu, tapi sebagian besar tidak jauh dari angka itu," katanya.

Mengenai waiting list dokter untuk magang yang cukup panjang, Usman tidak menampiknya.

Dia mengakui, antrean memang cukup panjang sejak 2014. Hal itu disebabkan adanya ketidakharmonisan sejumlah pihak di dunia kesehatan sehingga membuat antrean dokter mengular.

Sementara itu, menyoal pelibatan pihak swasta dalam program internship, Usman menegaskan bahwa itu sudah dilakukan.

Hanya, tidak seluruh RS swasta atau klinik pratama memenuhi syarat yang harus dipenuhi.

"Karena kami, melalui Komite Internship Dokter Indoensia (KIDI) selalu survei dulu lokasinya. Tidak mungkin dokter internship ditempatkan di lokasi seperti PTT atau Nusantara Sehat. Mereka kan masih dalam tahap pemahiran," jelasnya. (mia/lus/kim/awa/jpg)

Editor : arwan



Close Ads
Uang Saku Dokter Internship Naik Rp 4 Juta per Bulan