alexametrics

Program Dokter Internship, Catatan IDI Buat Kemenkes

14 November 2015, 20:04:00 WIB

JawaPos.com JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memiliki dua catatan soal dokter magang buat Kementerian Kesehatan.

Catatan PB IDI sebagai sikap atas musibah yang menimpa Dokter Andra, sapaan akrab Dionisius Giri Samudra. Andra meninggal di medan tugas sebagai dokter PTT di Dobo, Kepulauan Aru, Maluku pada Rabu (11/11) karena serangan campak dan komplikasi di otaknya.

Yang pertama adalah mengenai masalah pembekalan. Menurut Ketua Umum PB IDI dr Zaenal Abidin, dokter yang mengikuti program internship ke daerah harus mendapatkan pembekalan.

Menurut Zaenal, selama ini pembekalan dari pusat tidak dilakukan. Tujuan pembekalan itu adalah dokter tahu kondisi di daerah bakal tempat mengabdinya selama setahun.

Kedua, terkait masa tunggu dokter untuk menempuh internship sebagai syarat praktik mandiri.

IDI menyarankan agar fasilitas kesehatan untuk magang tak hanya di rumah sakit atau fasilitas kesehatan milik pemerintah.

"Dengan demikian, waiting list mereka tidak akan mengular hingga beratus-ratus antrean," katanya.

Selain itu, catatan yang ketiga adalah masalah gaji bagi para internship diminta untuk dinaikkan. Menurut dia, Rp 2,5 juta tidak cukup, apalagi untuk dokter yang berada di daerah terpencil. (mia/lus/kim/awa/jpg)

Editor : arwan



Close Ads
Program Dokter Internship, Catatan IDI Buat Kemenkes