alexametrics

CVR Lion Air JT 610 Ditemukan, Begini Fungsi dan Kehebatannya

14 Januari 2019, 16:15:49 WIB

JawaPos.com – Kotak hitam atau black box bagian Cockpit Voice Recorder (CVR) milik Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat telah ditemukan oleh tim penyelam TNI AL pada Senin (14/1).

CVR ditemukan pada posisi koordinat 05 48 46,503 S – 107 07 36,728 T di perairan Tanjung Kerawang Jawa Barat oleh KRI Spica-934. Pencarian tersebut dilakukan selama enam hari oleh TNI AL bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sejak Selasa (8/1).

CVR merupakan salah satu bagian dari black box bersama dengan perekam data penerbangan Flight Data Recorder (FDR). CVR memiliki fungsi untuk merekam segala pembicaraan yang dilakukan antarpilot, kopilot, kru pesawat, maupun petugas navigasi udara di dalam kokpit selama penerbangan.

Organisasi penerbangan sipil internasional atau International Civil Aviation Organization (ICAO) mengaturnya dalam ICAO Annex 6 tentang Operasional Pesawat Volume I.

Dalam regulasi itu disebutkan, pesawat dan helikopter tetap harus dilengkapi dengan CVR dengan durasi perekaman setidaknya 30 menit dari operasinya. Saat lepas landas, pesawat maksimum atau take off weight lebih dari 5.700 kg harus dilengkapi CVR dengan durasi perekaman dua jam.

Bahkan pesawat dan helikopter harus dilengkapi dengan CVR dengan durasi perekaman dua jam. Oleh karenanya, ICAO yang berlaku sejak 1 Januari 2007, mensyaratkan semua pesawat menggunakan CVR yang merekam data dari semua data komunikasi yang diterima dan dikirim dari pesawat.

Tak hanya itu, ketika CVR jatuh dari bagian pesawat memiliki daya tahan terhadap sejumlah kondisi. Seperti tahan api intensitas tinggi dengan suhu 1.100°C yang membakar seluruh perekam selama 30 menit. Kemudian, api intensitas rendah dengan suhu 260°C selama 10 jam.

Tak hanya itu, CVR juga didesain daya tahan terhadap cairan bahan bakar, oli, dan lain-lain selama 24 jam. Selain itu, CVR juga memiliki daya tahan terhadap air laut selama 30 hari.

Sebelumnya, tim gabungan telah memeriksa FDR milik Lion Air JT 610. FDR tersebut berisi 69 jam penerbangan pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang.

FDR akan mengurai seluruh data penerbangan pesawat Boeing 737 Max 8 dari mulai parkir pesawat, take off, hingga arah penerbangan ke tenggara serta hilang kontak pada pukul 06.31 WIB, Senin 29 Oktober 2018 lalu.

Kedua kotak hitam FDR dan CVR akan dilakukan proses investigasi oleh KNKT untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang yang membawa 81 penumpang dan 8 awak kabin.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads
CVR Lion Air JT 610 Ditemukan, Begini Fungsi dan Kehebatannya