alexametrics

Stop Kekerasan Perempuan, Kemen PPPA Luncurkan Sekolah Perempuan

13 Desember 2017, 20:54:36 WIB

JawaPos.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise meluncurkan Sekolah Perempuan. Sekolah ini diharapkan dapat membantu perempuan untuk bersuara dan mencegah praktek kekerasan di Papua.

“Dalam kegiatan Dengar Pendapat dengan Tokoh Adat Papua ini, saya akan meluncurkan Program Sekolah Perempuan yang menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap praktek-praktek kekerasan terhadap perempuan dan upaya pemberdayaan perempuan di Papua” ujar Yohana dalam kegiatan Temu Dengar Pendapat, di Waropen Papua, Rabu (13/12).

Menurut Yohana, Sekolah Perempuan merupakan pendidikan untuk masyarakat dengan fasilitator yang sudah lebih dulu memiliki keahlian. Ia berharap Sekolah Perempuan dapat membantu kaum perempuan untuk mengenali potensi diri mereka.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh para Tokoh Adat Papua. Dalam perkembangan Sekolah Perempuan di Waropen, memang dibutuhkan dukungan dari para Pemuka Adat dan Tokoh Masyarakat. Hal ini untuk membuat Sekolah Perempuan dapat berjalan dengan efektif.

“Dukungan dari para pemuka adat dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan pengembangan Sekolah Perempuan sebagai bagian dari pembangunan di Waropen. Kegiatan rintisan ini selanjutnya akan berada di dalam program pembangunan Pemda Kabupaten Waropen beserta masyarakat,” pungkasnya.

Sekolah perempuan di Waropen merupakan Pilot Project Sekolah Perempuan pertama yang diinisiasi oleh Kementerian PPPA. Konsepnya adalah sekolah nonformal dengan pengembangan tempat-tempat pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi alam.

Wakil Bupati Waropen, Hengky Wonatorey mengatakan, peluncuran Sekolah Perempuan di Waropen merupakan momen penting bagi perempuan di Waropen. Untuk membuktikan bahwa mereka bisa berperan bagi keluarganya.

“Saya berharap selain dapat mengembangkan keterampilan perempuan, Sekolah Perempuan juga dapat menambah wawasan kaum perempuan tentang politik,” tambah Hengky.

Dalam kegiatan Temu Dengar Pendapat dengan para Tokoh Adat Papua, Menteri Yohana juga melakukan pengukuhan Satuan Petugas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Satgas PPPA) Kab. Waropen dengan jumlah personil 10 orang.

Editor : admin

Reporter : (rgm/JPC)

Close Ads
Stop Kekerasan Perempuan, Kemen PPPA Luncurkan Sekolah Perempuan