alexametrics

Tangis Haru Saat Jenazah Dokter Andra Diserahkan Pak Bupati

13 November 2015, 11:34:00 WIB

JawaPos.com – Isak tangis keluarga langsung pecah saat jenazah almarhum Dioninius Giri Samudra tiba dari Kabupaten Aru, Maluku ke bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Ibunda Fransisca Ristansia dan Ayahanda almarhum Agustinus Mudjianto yang akrab disapa Andra itu langsung berpelukan saat melihat anaknya sudah terbungkus dalam peti mati. Keduanya tak sanggup menatap jasad anaknya itu.

Tak berselang lama mereka berpelukan. Bupati Kabupaten Aru, Angki Renyaan menyerahkan terima jenazah kepada Kepala Badan pengembangan dan pemberdayaan SDM Kementerian Kesehatan Usman Sumantri.

Dalam penyerahan jenazah, Bupati Kabupaten Aru Angki Renyaan bercerita cukup mengenal dekat dengan dokter Andra itu. "Dia adalah anak kos saya yang telah tiada," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (13/11).

Dia pun menceritakan mengenai detik-detik terkahir sebelum dokter Andra meninggal. "Sebelumnya, dokter Andra memang sakit dan kami ikuti perkembangan doktet Andra. Kami dan teman-teman sejawatnya melakukan pertolongan semampunya," terangnya.

Berdasarkan hasil laporan RS tentang penyakit dokter Andra memang kondisinya tengah menurun dan tidak memungkinkan untuk dievakuasi. "Tapi, kepergian Andra merupakan takdir Tuhan yang mencintainya lebih dari kita," katanya.

Angki menyampaikan duka citanya kepada keluarga almarhum. "Mohon maaf atas segala kekurangannya dan keterbatasannya dalam mengirim jenazah," ucapnya.

Dia pun mengucapkan bela sungkawa atas nama gubernur Maluku yang berhalangan hadir karen ada urusan ke luar negeri. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah mengurus kepulangan Dokter Andra.

"Semoga Almarhum mendapat tempat disisi-Nya," pungkasnya.

Saat serah terima jenazah hadir pula Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek. (rka/JPG)

Editor : afni



Close Ads
Tangis Haru Saat Jenazah Dokter Andra Diserahkan Pak Bupati