alexametrics

Kemenkes Banggakan Pengabdian Dokter Andra

13 November 2015, 12:50:00 WIB

JawaPos.Com – Kepergian Dr. Dionisius Giri Samudra ‎untuk selama-lamanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Namun, dokter muda yang tengah dalam masa magang di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku itu itu juga mencuatkan kebanggaan tersendiri.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kementerian Kesehatan, Usman Sumantri mengaku bangga terhadap para dokter internship yang melayani masyarakat di wilayah pelosok dan terpencil. Sebab, mereka mengabdi dan melayani masyarakat dengan segala keterbatasan di wilayah yang secara geografis sulit dijangkau.

"Khususnya teman-teman dokter internship yang berada di wilayah bagian timur. Lantaran letak geografinya sulit luar biasa," ujar Usman saat serah terima jenazah Andra dari Bupati Kepulauan Aru, Angky Renjaan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (13/11).

Usman juga memuji kerelaan Andra -sapaan Samudra- yang mau mengabdikan diri di wilayah timur Indonesia. "Bahkan, mengabdikan diri sampai hari terakhirnya," ucapnya.

Usman lantas menceritakan, Andra merupakan anak yang sangat baik di mata keluarga. Karenanya, Kemenkes juga meminta maaf kepada keluarga almarhum. "Semoga amal ibadahnya diterima dengan baik oleh Tuhan YME," pungkas Usman.

Andra meninggal dunia pada Rabu (11/11) setelah melewati masa kritis gara-gara terkena morbili atau campak yang disertai radang selaput otak saat ditangani tim dokter RSUD Cendrawasih Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Meninggalnya pemuda kelahiran Tangerang di usia 24 tahun itu diduga akibat terlambat mendapatkan penanganan medis karena keterbatasan transportasi di wilayah kepulauan itu.(rka/JPG)

 

Editor : ayatollah



Close Ads
Kemenkes Banggakan Pengabdian Dokter Andra