alexametrics

Dokter Andra Janjikan Mutiara untuk Sang Bunda

13 November 2015, 09:58:00 WIB

Jawapos.com- Dokter Dionisius Giri Samudra yang akrab disapa dokter Andra tidak hanya begitu mencintai tugasnya membantu sesama di daerah pelosok. Dari penuturuan sang bunda, Fransisca Ristansia, 53, tergambar bahwa dokter yang meninggal saat bertugas magang di Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, Rabu petang (11/11) itu juga begitu mencintai keluarga.

Sambil sesekali mengusap buliran air mata di pipinya, Fransisca mengungkapkan, malam sebelum berangkat ke lokasi magang, Andra berjanji membelikan mutiara untuk dirinya dengan uang tabungan sendiri.
''Dia cerita, 'Mah nanti kalau duit saya kekumpul, saya belikan mutiara buat Mamah. Kan mutiara di sana bagus-bagus','' tutur Fransisca menirukan janji terakhir anak kesayangannya di rumah duka, Pamulang Indah, Tangerang Selatan, kemarin (12/11).

Kini butiran mutiara itu tidak akan pernah datang. Sebab, sosok penyayang di keluarga yang menjanjikan mutiara tersebut telah tiada. ''Sedih tentu iya, sudah pasti. Tetapi, saya berusaha tegar dan bangga,'' ungkap Fransisca tabah.

Dia mengungkapkan, semasa hidupnya, Andra pernah bercerita soal risiko-risiko berat yang harus dihadapi seorang dokter. Nyawa menjadi pertaruhan karena bisa tertular penyakit.

''Kata-kata itulah yang membuat saya berusaha kuat dan tegar karena bangga,'' kata Fransisca dengan nada lebih lirih.

Sambil membetulkan kain penutup kepalanya, Fransisca menyatakan tidak memiliki firasat apa pun menjelang kepergian Andra kembali bertugas sebagai dokter di Kepulauan Aru. ''Paling, terakhir sebelum dia mau berangkat, malamnya tidur sama saya. Dia minta dipeluk sambil bilang, 'Nggak apa-apa ya saya harus balik ke sana karena masa libur sudah habis','' ungkapnya mengenang.

Rumah keluarga Andra dipenuhi karangan bunga tadi malam. Guyuran air hujan dan embusan angin malam tidak menghalangi para tetangga, kerabat, serta sahabat Andra untuk berdatangan. Sebagian di antara mereka menyanyikan lagu rohani, mendoakan Andra yang meninggal karena sakit campak yang berkomplikasi dengan radang otak. (mia/lyn/c5/kim)

Editor : afni



Close Ads
Dokter Andra Janjikan Mutiara untuk Sang Bunda