alexametrics

Di Malam Terakhir, Andra Minta Dipeluk Ibunya

13 November 2015, 13:08:00 WIB

JawaPos.com – Dokter internship Dionisius Giri Samudra menutup akhir hayatnya saat bertugas di Kepulauan Aru, Maluku. Kepergiannya tentu menyisakan duka mendalam bagi keluarganya. Terlebih, dokter yang akrab disapa Andra itu merupakan anak yang baik di mata keluarganya.

"Dia itu anak yang baik, sabar, dan lembut," ujar ibunda almarhum dokter Andra, Fransisca Ristansia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (13/11).

Ketika ditanya mengenai sosok anak kesayangannya itu, Fransisca tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Air mata pun sempat menetes, namun dia tetap berusaha menjadi ibu yang tegar.

Menurut dia, Andra juga merupakan anak yang luar biasa. "Bertanggung jawab dan suka menolong orang," ucapnya.

Ditanya mengenai firasat atau pesan sebelum Andra meninggalkan dirinya dan keluarganya untuk selama-lamanya, dia mengatakan, tidak ada hal tersebut. "Nggak ada," katanya.

Fransisca hanya menuturkan, sebelum Andra kembali ke Kepulauan‎ Aru untuk bertugas hanya meminta dirinya untuk dipeluk. "Dia cuma minta dipeluk waktu tidur di malam terakhir sebelum kembali ke Aru," kenangnya.

Dia pun tak menyangka anaknya bakal pergi meninggalkannya lebih dulu secepat ini. Pasalnya, tidak ada riwayat penyakit yang menderitanya selama ini. "Ya, saya hanya tahu ketika kritis ada dokter yang mengatakan kalau dia kena‎ Deman Berdarah (DB) dan ada virus yang menyerangnya hingga ke selaput otak dan mengalami infeksi," pungkasnya. (rka/JPG)

Editor : afni



Close Ads
Di Malam Terakhir, Andra Minta Dipeluk Ibunya