alexametrics

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Cilacap, Tak Berpotensi Tsunami

9 Juni 2019, 20:20:56 WIB

JawaPos.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang Cilacap, Jawa Tengah, sekitar pukul 16.32 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa alam tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,5,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Minggu (9/6).

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,68 LS dan 108,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 107 km arah selatan Kota Cilacap, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah pada kedalaman 64 km,” sambungnya.

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi yang terletak di selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault),” ucap Rahmat.

Rahmat menyebut, guncangan gempa bumi dirasakan di Daerah Pangandaran, Cilacap, Ciamis, Kebumen dalam skala intensitas III MMI, dan Bandung dalam skala intensitas II MMI. Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi berkedalaman menengah tersebut. “Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” tegas Rahmat.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” pungkasnya.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads