alexametrics

Rabithah Haji Sebut Sertifikasi Halal untuk Biro Travel Mubazir

7 Maret 2019, 11:05:50 WIB

JawaPos.com – Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin mendorong sertifikasi halal untuk agen travel haji dan umroh. Sebab, hingga saat ini belum ada travel yang mengantongi sertifikasi tersebut. Namun, usulan itu bisa sulit terealisasi karena belum semua satu suara.

Ketua Rabithah Haji Indonesia Ade Marfuddin misalnya. Dia membenarkan belum ada sertifikasi bagi para biro travel. Yang ada saat ini, hanya akreditasi. Dia lantas mempertanyakan ukuran dari sebuah sertifikasi tersebut. Sebab, haji dan umroh telah sesuai dengan aturan dan mengadakan bisnis demi ibadah umat Islam.

“Terkait halal atau tidak, itu ukurannya apa? Mereka (travel) melakukan bisnis pemberangkatan haji, umroh, adalah (untuk) masyarakat muslim bukan non-muslim. Kalau objeknya adalah masyarakat muslim berarti kan halal,” ujar Ade saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (7/3).

Selain itu, tujuan perjalanan yang diadakan juga tempat-tempat ibadah yang dianjurkan agama Islam. Antara lain Mekah, Madinah, dan Masjidil Aqsa.

“Tujuan ibadah pun tempat halal yang dianjurkan dengan sunnah rosul, Tidak ada yang bepergian selain itu. Maka kalau dari konten perjalanan, sudah pasti halal,” tegas Ade.

Dia memastikan, dengan alasan-alasan tersebut, travel tidak perlu lagi disertifikasi. Menurutnya, pendapat cawapres 01 pendamping petahana Joko Widodo (Jokowi) itu tidak perlu ditindaklanjuti.

“Maka dari itu, menurut saya tidak perlu disertifikasi untuk apa, karena ini adalah proses ibadah semua. Saya pikir terlalu mengada-ada kalau travel haji umroh harus disertifikasi halal,” tandasnya.

Ade lantas meminta agar tidak latah dengan apa-apa yang ada sertifikasi halalnya. “Jangan latah karena mentang-mentang ada sertifikasi halal produk makanan, apakah sertifikasi lembaga yang sudah jelas kehalalannya perlu? Itu kan mubazir. Menurut saya pendapatnya (Ma’ruf) adalah pendapat mubazir, pendapat yang tidak perlu direspons terlalu jauh,” sambung Ade.

Sebelumnya, tidak adanya sertifikasi halal untuk travel haji dan umroh disampaikan saat Ma’ruf menjadi panelis dalam acara ‘Milad ke-15 dan Seminar Nasional Manajemen Bisnis Syariah Pada Travel Haji dan Umrah’, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/3).

Sertifikasi itu dianggap penting. Sebab, bisa memberikan garansi halal atau tidaknya sebuah produk. “Saya tidak mengatakan travel haji tidak sesuai syariah. Tapi belum ada satupun travel haji yang punya sertifikat syariah dari Dewan Syariah Nasional,” kata Ma’ruf.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : Yesika Dinta


Close Ads
Rabithah Haji Sebut Sertifikasi Halal untuk Biro Travel Mubazir