alexametrics

Lapor SPT, Jonan Curhat Pernah Jadi Konsultan Pajak

6 Maret 2018, 09:38:44 WIB

Jawapos.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak di kantornya, Selasa pagi (6/3).

Jonan disambangi langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan II, Edi Slamet Irianto.

Diakui Jonan, pelaporan SPT saat ini sudah semakin mudah dan simpel. Berbeda dengan saat dia melakukan pelaporan SPT 30 tahun yang lalu.

“Menurut saya sekarang lebih user friendly, 30 tahun lalu ngurus NPWP saja harus ke kantor pajak kalau sekarang ngga usah (ke kantor),” jelasnya di Kementerian ESDM, Rabu (6/3).

Dia mengatakan dalam melaporkan SPT memerlukan waktu satu jam. Bukan lantaran penghasilan yang dilaporkan berjumlah besar, tetapi justru karena penghasilannya kecil.

“Ya satu jam lah. Kalau menteri kan penghasilan kecil-kecil. Jumlahnya rahasia,” ujarnya.

Berbekal pengalaman yang dimiliki 30 tahun lalu, Jonan tak memerlukan jasa konsultan pajak untuk melaporkan hartanya.

“30 tahun lalu saya konsultan pajak. Jadi nggak perlu pake konsultan,” ujarnya.

Dia mengharapkan dengan mudahnya pelaporan SPT yang didukung e-filling atau elektronik maka pegawai di Kementerian ESDM mulai dari eselon I ke bawah dapat mematuhi kewajibannya segera.

“Kewajiban paling lambat sampai 31 Maret. Ya namanya kewajiban ya wajib. Kalau tidak membayar pajak yang baik dan benar ya tidak diperbolehkan (bekerja di Kementerian ESDM),” jelasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : (uji/JPC)



Close Ads
Lapor SPT, Jonan Curhat Pernah Jadi Konsultan Pajak