alexametrics

Batik Sawunggaling Warna Hitam untuk Mengenang Ani Yudhoyono

5 Juni 2019, 15:22:05 WIB

JawaPos.com – Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan berziarah ke makam istrinya, Kristiani Herrawati ( Ani Yudhoyono) di TMP Kalibata, Rabu (5/6) pagi. SBY bersama keluarga besar melakukan tabur bunga. Mereka kompak mengenakan baju batik berwarna hitam dengan motif sawunggaling.

Usai tabur bunga, SBY menceritakan perihal baju batik berwarna hitam dengan motif Sawunggaling yang dikenakan. Katanya, semasa hidup, Ani Yudhoyono selalu menyiapkan pakaian lebaran untuk seluruh anggota keluarga. Termasuk lebaran 1440 hijriah yang jatuh pada 5 Mei 2019.

Namun, tidak ada yang menyangka, sebelum Idul Fitri tiba istrinya sudah terlebih dahulu kembali ke pangkuan Allah SWT. SBY mengatakan, Ani biasanya yang memilih dan mengusulkan dirinya terkait motifnya. ’’Dari dulu, termasuk ketika sepuluh tahun menjadi ibu negara. Ibu yang memikirkan apa pakaian kita saat salat Idul Fitri dan halalbihahal,’’ kenang SBY.

SBY menuturkan, tahun ini Ani memilih bahan batik bermotif Sawunggaling dengan warna dasar hitam. Namun, menurut SBY ada yang sedikit berbeda dengan pilihan istrinya itu. Bukan motifnya, melainkan warnanya yang gelap. Sebab, pada tahun-tahun sebelumnya Ani lebih senang memilih kain berwarna.

Namun, SBY tidak menyadari, pemilihan kain berwarna hitam dianggapnya sebagai isyarat bahwa Ani akan meninggalkan orang terkasihnya untuk selama-lamanya. Apalagi, Ani sempat ingin berfoto bareng keluarga yang mengenakan batik itu. “Biasanya batik yang dipilih ibu itu warnanya terang. Kami tidak cukup cerdas dan tidak cukup sensitif memahami apa yang disampaikan Ibu Ani,” jelasnya.

Keluarga besar Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono saat ziarah ke makam Ani Yudhoyono, Rabu (5/6). Mereka kompak mengenakan batik hitam bermotif sawunggaling yang dipilih oleh Bu Ani. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Presiden RI periode 2004-2014 itu menerangkan, sawunggaling banyak diartikan sebagai burung yang terbang ke surga. Ia baru sadar akan isyarat ini setelah mengetahui arti dari motif batik yang dipilih Ani Yudhoyono. Istri yang akrab disapa Memo tersebut sempat mengatakan ingin mengenakan batik pilihannya di RS National University Hospital di Singapura ketika lebaran tiba.

“Pesannya adalah, nanti kita lebaran di rumah sakit. Mari kita pakai batik itu di rumah sakit. Saya juga akan memakainya,” ungkap SBY. Ketika itu, SBY pernah mencoba menawar permintaan istrinya. Biar dia dan anak-anak yang memakai batik. Sedangkan Ani Yudhoyono tidak perlu karena masih dirawat.

Namun, semuanya tidak sesuai rencana. Ani Yudhoyono meninggal beberapa hari sebelum Idul Fitri. Dia menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu 2 Juni 2019 sekitar pukul 11.50. SBY bersama keluarga laki-laki termasuk Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono mengenakan batik itu dengan celana hitam.

Sementara para perempuan, seperti Anissa Pohan, Aliya Rajasa mengenakan kebaya putih dengan bawahan batik sawunggaling. Termasuk Almira Tunggadewi Yudhoyono yang ikut ke makam.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads