alexametrics

Pascaledakan bom di Kartasura, Kemenhub Perketat Pelabuhan & Terminal

4 Juni 2019, 13:50:27 WIB

JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perhubungan Laut telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan pasca peristiwa ledakan yang terjadi di Pos Pengaman (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura, Sukoharjo Jawa Tengah, Senin (3/6).

Intruksi ini disampaikan langsung untuk Kepala Syahbandar Utama, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP), Kepala Pangkalan PLP serta Kepala KSOP Khusus Batam. Mereka diminta untuk konsisten dalam melakukan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang, orang dan barang bawaannya baik di terminal, pelabuhan dan kapal.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha mengatakan, peningkatan pengawasan di Pelabuhan dan Terminal ini merupakan langkah preventif dari Kemenhub agar tak ada kejadian yang tidak diinginkan. Karena itu, Kemenhub menggandeng juga dari aparat keamanan dan operator Kapal.

Pascaledakan bom di Kartasura, Kemenhub Perketat Pelabuhan & Terminal
Ilustrasi kepadatan di Terminal Kalideres, Kemenhub memperketat pengamanan pelabuhan dan terminal pasca ledakan bom di Kartasura (Dok.Dery Ridwansah/JawaPos.com)

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, masing-masing UPT Ditjen Perhubungan Laut meningkatkan frekuensi patroli keamanan di land side maupun sea side,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha dalam Keterangannya, Selasa (4/6).

Di sisi lain, Arif juga mengingatkan agar memeriksa peralatan kerja yang dibawa oleh karyawan dan memastikan peralatan tersebut dibawa kembali pada saat keluar. Selain itu juga, menempatkan personil pengamanan di setiap access point, atau menutup access tersebut apabila tidak digunakan.

“Responsif terhadap setiap laporan yang mencurigakan. Segera koordinasi dengan pihak aparat keamanan terkait laporan kondisi keamanan di daerah operasional masing-masing pelabuhan dan melaksanakan sistem keamanan berdasarkan Sistem dan Prosedur yang ditetapkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bom bunuh diri terjadi di depan Pospam Lebaran 2019 yang terletak di simpang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Senin (3/6) malam pukul 23.00. Salah satu pelaku peledakan mengalami luka serius di bagian dadanya.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memastikan sumber ledakan adalah bom yang dibawa pelaku. “Bom itu meledak tepat di pintu masuk Pospol Satlantas Polres Sukoharjo di pertigaan tugu Kartasura, Sukoharjo. Satu orang jadi korban yang juga diduga sebagai pelaku itu sendiri,” ujar Rycko usai meninjau lokasi kejadian, Selasa (4/6).

Pelaku mengalami luka parah pada bagian perut akibat terkena bahan peledak dan sepihan. Pelaku masih hidup dan kritis. “Sesuai prosedur penyelidikan, kami sedang olah tempat kejadian perkara untuk menentukan jenis bahan peledak, komposisi, dan profile pelaku,” kata dia.

Kapolda menyebut pada saat kejadian ada tujuh anggota satlantas yang mengatur lalin di pertigan tugu Kartasura yang menghubungkan antara Solo-Jogja-Semarang. Tiga orang turun di lapangan mengatur lalin. Empat orang berada di dalam pospol satlantas saat terjadi ledakan bom.

“Pelaku berinizial RA. Dan kami telah geledah rumah pelaku dan berhasil mengamankan beberapa barang yang akan kami selidiki lebih lanjut keterkaitannya dengan lokasi kejadian,” kata Kapolda.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Igman Ibrahim

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads