alexametrics

Kementan Pastikan Serangan Hama di Cirebon Berskala Ringan 

4 Februari 2017, 11:45:28 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menerjunkan tim khusus ke Desa Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jumat (4/2). Upaya itu dilakukan sebagai tindak lanjut adanya laporan serangan hama ke sejumlah lahan bawang merah. Dari hasil inspeksi ke lapangan, serangan hama yang terjadi masuk dalam kategori ringan.

Menurut Direktur Perlindungan Holtikultura Kementan, Sri Liliek Utami, persentasenya di bawah lima persen. “Karena data di lapangan menunjukan, dari 900 lahan bawang, hanya 15 hektar yang terkena (serangan hama). Itu pun di lokasi-lokasi yang berbeda, artinya tidak terpusat,” ujar dia disela-sela peninjauan di lapangan. 

Liliek menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan upaya preventif guna mengendalikan serangan hama. Dari mulai penyiapan lahan, pemberian pupuk, hingga pemasangan jebakan serangga seperti neon dan pemasangan likat kuning.

“Karena target kami memang menjaga produksi di angka 95 persen. Dan khusus untuk Kabupaten Cirebon, semuanya terkendali, serangan hama masih dibawah 5 persen, itupun skalanya ringan,” beber perempuan berhijab ini. 

Turut hadir dalam kesempatan itu Direktur Sayur dan Tanaman Obat, Yanuardi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Ali Effendi, serta para petugas pengendali  organisme pengganggu tumbuhan (POPT) Kabupaten Cirebon.

Dalam keterangannya, Direktur Sayur dan Tanaman Obat, Yanuardi mengatakan bahwa secara umum, para petani bawang tidak mengalami kendala yang signifikan. Di lapangan, proses penanaman bawang berlangsung tanpa kendala berarti. Dijelaskan 

Yanuardi, kondisi ketersediaan stok bawang di Kabupaten Cirebon cukup baik. Dalam setiap bulan, mereka mampu menjaga pasokan bawang.

Keberhasilan tersebut lantaran pemerintah daerah sukses menerapkan manajemen pola tanam bawang.”Di sini (Cirebon) ada 9 kecamatan sentra bawang merah. Dan setiap bulan, ada sekitar 300-400 hektar bawang yang dipanen. Semua bergilir,” ungkap dia.

“Ini juga sebagai upaya menjaga kestabilan harga. Karena kalau setiap bulan semua daerah panen, kurang bagus karena ada masa kosong panen bawang. Dikhawatirkan hal ini bisa berdampak terhadap harga di petani dan pasar,” pungkasnya.(mam/JPG)

Editor : Imam Solehudin



Close Ads
Kementan Pastikan Serangan Hama di Cirebon Berskala Ringan