alexametrics

Kemenhub Minta Pemilik Kapal Patuhi Aturan Manifest Penumpang

4 Januari 2017, 10:48:00 WIB

JawaPos.com – Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemehub) Antonius Tonny Budiono meminta, seluruh kapal motor yang ingin berlayar wajib mematuhi surat persetujuan berlayar (SPB) tentang jumlah manifest penumpang.

Menurut dia, kasus terbakarnya KM Zahro Express tidak boleh terulang lagi. Di mana jumlah manifest penumpang adalah 100 orang namun kenyataanya lebih dari 100.

"Antara di manifest dengan jumlah penumpangnya harus sama. Itu aturannya," tegas Antonius kepada JawaPos.com, Rabu (4/1).

Antonius menegaskan, pihaknya ke depan akan melakukan sosialisasi kepada pemilik kapal dan nahkoda untuk mematuhi peraturan jumlah manifest itu. Terlebih pada masalah keamanan terhadap penumpang.

"Jadi nanti sebentar lagi kita akan mengingatkan kembali ke teman-teman kapal-kapal tradisional harus tetap waspada sebelum berlayar," katanya.

Sebelumnya, KM Zahro Express tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, terbakar di sekitar Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara pada Minggu pukul 08.30 WIB.

Kapal yang mengangkut lebih dari 100 orang itu terbakar setelah berlayar 1 mil laut dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Tidung. Sebanyak 23 orang meninggal, dan 17 hilang.

Dugaan sementara terbakarnya kapal itu dikarenakaan adanya hubungan arus pendek pada mesin. Sehingga memicu terjadinya kebakaran. (cr2/JPG)

 

Editor : Yusuf Asyari



Close Ads
Kemenhub Minta Pemilik Kapal Patuhi Aturan Manifest Penumpang